Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Kronologi Mantan Mahasiswi Universitas Brawijaya Bunuh Diri, Semula Suara 'Gedebuk' Tak Dihiraukan Mahasiswa yang UAS

Syahaamah Fikria • Jumat, 15 Desember 2023 | 23:50 WIB
Ilustrasi mayat loper triplek asal Sragen yang meninggal mendadak di toko bangunan. (JPPN.com)
Ilustrasi mayat loper triplek asal Sragen yang meninggal mendadak di toko bangunan. (JPPN.com)

RADARSOLO.COM - Kejadian pilu mahasiswi kembali terjadi. Tragisnya, korban nekat mengakhiri hidupnya dengan melompat dari lantai 12 gedung Fakultas Ilmu Komputer (Ilkom) Universitas Brawijaya Malang, di tengah pelaksanaan ujian akhir semester (UAS).

Peristiwa tragis itu terjadi pada Kamis (14/12). Saat itu, mahasiswa Universitas Brawijaya tengah berkonsentrasi mengikuti UAS.

Salah seorang mahasiswa semester tiga Prodi Teknik Komputer Filkom Universitas Brawijaya mengatakan, mendengar suara seperti sesuatu yang jatuh sekitar pukul 10.00.

Namun, suara 'gedebuk' seperti benda jatuh itu tak diiringi teriakan.

”Saya tidak terlalu menghiraukan suara itu. Semua mahasiswa juga sedang mengerjakan UAS,” ujar dia, dilansir dari Radar Malang.

Kemudian, selang setengah jam atau sekira pukul 10.30, seorang mahasiswa yang baru saja menyelesaikan UAS, keluar dari ruangan. Dan, mendapati seorang perempuan terkapar di balkon lantai 4 gedung kampus.

Kondisinya cukup memprihatinkan. Bagian kepala keluar darah.

"Awalnya, teman saya itu mencari tempat duduk untuk nongkrong. Tapi malah melihat perempuan tergeletak,” ucap mahasiswa itu.

Diduga, perempuan itu sengaja menjatuhkan diri dari lantai 12 gedung kampus.

Kemudian, berdasarkan penelusuran wajah pada pangkalan data Dikti, diketahui korban itu bukan mahasiswa Filkom UB. Melainkan mantan mahasiswi berinisial LD 24, asal Desa Kepuharjo, Kecamatan Karangploso, Kabupaten Malang.

Dia masuk dan berkuliah di Prodi Matematika Universitas Brawijaya pada 2018. Namun, saat ini statusnya sudah mengundurkan diri.

Polisi yang datang langsung melakukan oleh TKP. Serta dilakukan evakuasi korban untuk dibawa ke Rumah Sakit Saiful Anwar (RSSA). Hasil pemeriksaan, juga ditemukan bekas luka di pergelangan tangan kiri korban.

Berdasarkan cerita sejumlah mahasiswa, lantai 12 sebelumnya merupakan hall pertemuan dan ruang multimedia. Di dalamnya juga terdapat sarana olahraga seperti bulu tangkis dan tenis meja.

Jendela di lantai 12 itu menggunakan model geser dan tertutup gorden. Serta tak miliki pembatas besi atau teralis.

Untuk menuju lantai 12 itu, harus menggunakan lift hingga ke lantai 11. Kemudian dilanjutkan naik satu lantai menggunakan tangga.

Dekan Filkom UB Prof Wayan Firdaus Mahmudy mengatakan, pihaknya sudah melakukan pengecekan di sistem akademik.

”Yang bersangkutan diduga eks mahasiswi fakultas lain yang sudah mengundurkan diri lima tahun lalu. Baru kuliah satu semeter lalu keluar,” tutur dekan.

Pihak kampus telah menyerahkan sejumlah bukti kepada pihak kepolisian, seperti rekaman CCTV.

Polisi juga telah meminta keterangan petugas kebersihan kampus.

”Untuk petugas kebersihan ada di setiap lantai. Kalau security di lantai satu,” tandas dekan. (jpg/ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#malang #mahasiswi #Universitas Brawijaya #bunuh diri