RADARBOYOLALI.COM- Nilai investasi Kabupaten Boyolali pada triwulan ketiga 2023 bertengger di angka Rp 1,3 triliun. Adapun total target tahun ini mencapai Rp 1,7 triliun.
Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Boyolali Purnawan Raharjo optimistis kekurangan senilai Rp 4 miliar bisa ditutup pada triwulan empat.
Menurut Purnawan Raharjo, tahun ini, investasi didominasi sektor industri.
Di sektor kesehatan, ada penambahan bangunan rumah sakit (RS) swasta di Kecamatan Mojosongo.
Terkait nominal investasi RS swasta, Purnawan tak menjelaskan secara gamblang. Hanya saja nilainya cukup besar, tapi belum diinput dalam laporan kegiatan penanaman modal (LKPM).
“Tahun 2022, total investasi cukup besar. Mencapai Rp 2,3 triliun. Yang mendorong itu investasi jalan tol, di Kecamatan Banyudono dan Sawit," ungkap Purnawan, Rabu (27/12/2023).
Selain investasi, DPMPTS juga mengelola Mall Pelayanan Publik (MPP). Instansi penyelenggara pelayanan juga naik. Dari 24 instansi dengan 171 jenis layanan, sekarang menjadi 27 instansi dengan 188 jenis layanan.
"Dalam satu tahun ini jumlahnya (pengakses MPP,Red) mencapai 40 ribu sekian,” pungkas Purnawan. (rgl/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono