Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Gempa Magnitudo 5,5 di Pangandaran Timbulkan Kerusakan Sejumlah Bangunan, Begini Kondisinya

Syahaamah Fikria • Jumat, 29 Desember 2023 | 03:07 WIB
Warga melihat kondisi bangunan KUA Cipatujah yang rusak akibat gempa magnitudo 5,5 di Pangandaran, Kamis (28/12/2023).
Warga melihat kondisi bangunan KUA Cipatujah yang rusak akibat gempa magnitudo 5,5 di Pangandaran, Kamis (28/12/2023).

RADARSOLO.COM - Gempa bumi berkekuatan magnitudo 5,5 yang berpusat di Pangandaran pada Kamis (28/12) pagi, menimbulkan kerusakan sejumlah bangunan.

Ketua Taruna Siaga Bencana (Tagana) Kabupaten Tasikmalaya, Jembar Adisetya mengatakan, berdasarkan laporan sementara ada dua bangunan yang rusak akibat gempa.

Dua bangunan yang rusak itu adalah Kantor Urusan Agama (KUA) Cipatujah dan rumah warga di Salawu, Tasikmalaya, Jawa Barat.

"Kerusakan paling parah dialami bangunan gedung KUA Cipatujah," kata Jembar, dilansir dari Antara.

Sementara untuk bangunan rumah warga di Desa Sukarasa, Kecamatan Salawu yang mengalami kerusakan, yakni bagian dinding yang roboh saat terjadi gempa.

Setelah mendapat laporan terkait kerusakan itu, tim Tagana langsung menuju lokasi untuk membantu warga terdampak.

"Anggota kami sudah meluncur ke lokasi," ucap Jembar.

Kepala Polsek Cipatujah Iptu Tono Suherman menyatakan, bangunan KUA mengalami kerusakan cukup parah.

Di antaranya bagian atap bangunan berbahan rangka baja ringan yang ambruk. Serta bagian dinding retak-retak.

Selain itu, sejumlah barang di dalam KUA juga mengalami kerusakan tertimpa bagian bangunan yang ambruk.

"Kantor KUA Cipatujah ambruk. Beruntung tidak ada korban jiwa," ucap dia Tono.

Diketahui, gempa tektonik berkekuatan magnitdo 5.5 terjadi di selatan Jawa Barat, Kamis (28/12) pukul 05.43 WIB.

Titik gempa berpusat di wilayah selatan Garut-Tasikmalaya. Tepatnya di laut pada jarak 94 km arah barat daya Kabupaten Pangandaran pada kedalaman 41 km.

BMKG menginformasikan gempa tersebut tidak berpotensi tsunami. (antara/ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#kerusakan #pangandaran #BMKG #gempa #tagana