RADARSOLO.COM - Ledakan kuat terjadi di Kecamatan Kamal, Bangkalan, Jawa Timur, mengakibatkan satu orang meninggal, Jumat (29/12) pagi.
Ledakan yang bersumber dari gudang barang rosok atau besi tua di Desa Banyuajuh, Kecamatan Kamal itu juga menyebabkan dua orang luka berat, dua orang luka ringan. Serta satu orang mengalami trauma dan sesak napas.
Salah seorang saksi, Andi, menyebut ledakan pertama terjadi sekira pukul 8.10 WIB. Dia sendiri menyaksikan ledakan kuat tersebut.
Menurut dia, ada seorang yang diduga mencoba menggergaji mortir yang ditemukannya di laut Kamal beberapa hari sebelumnya.
Diketahui, lokasi kejadian cukup dekat dengan Pelabuhan Kamal.
“Saya lihat dia bawa mortir dari laut. Kayaknya mau dijual di tempat besi tua,” ucap Andi, dilansir dari JawaPos.com.
Ledakan kedua terjadi sekira lima menit setelahnya. Ledakan kedua ini disaksikan sejumlah warga yang mencoba mendekati lokasi karena penasaran dengan terjadinya ledakan pertama.
Mortir yang tersisa pun meledak dan meluncur ke udara. Hal ini membuat warga yang melihat ketakutan. Mereka berteriak dan berupaya untuk lari menjauh.
Salah seorang warga, Misna, mengatakan mortir itu terbang cukup tinggi.
"Saya kira mau jatuh ke rumah saya. Untungnya, rudal itu jatuh ke laut. Kalau nggak, bisa-bisa ada ledakan lagi," kata Misna.
Pihak kepolisian yang mendapat laporan, langsung mendatangi lokasi kejadian.
Polisi melakukan evakuasi dan penyelidikan, serta membawa sisa mortir yang ada di reruntuhan.
Sementara itu, dilansir dari Antara, Polda Jawa Timur telah menerjunkan Tim Pasukan Penjinak Bom ke lokasi kejadian sekira pukul 10.58 WIB.
Dua unit mobil pemadam kebakaran (damkar) juga menuju ke lokasi kejadian.
"Masyarakat diminta untuk tidak mendekat dan tim masih melakukan penyelidikan di sana," kata Kapolres Bangkalan AKBP Febri Isman Jaya.
Dikatakan kapolres, ledakan terjadi dua kali dengan radius hingga lebih dari 1 kilometer.
Pihak berwajib akan menyelidiki asal-usul mortir tersebut. Serta bagaimana mortir itu bisa sampai di laut Kamal. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria