Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Soal Ledakan di Bangkalan, Kapolda Sebut Mortir Sempat Digergaji hingga Muncul Percikan dan Asap

Syahaamah Fikria • Sabtu, 30 Desember 2023 | 01:26 WIB
Ledakan mortir terjadi di Desa Kamal (foto kiri). Tim penjinak bom mengamankan puing diduga mortir.
Ledakan mortir terjadi di Desa Kamal (foto kiri). Tim penjinak bom mengamankan puing diduga mortir.

RADARSOLO.COM - Ledakan dahsyat yang terjadi di Desa Banyu Ajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan, Jumat (29/12) pagi, berasal dari mortir atau peluru kendali. Ledakan itu mengakibatkan satu orang tewas.

Hal itu diungkapkan Kapolda Jawa Timur Irjen Pol Imam Sugianto. Dia mengatakan, lokasi ledakan adalah sebuah bengkel tempat pengumpulan besi bekas atau rosok.

Adapun mortir yang meledak diduga berasal dari zaman perang. Berbentuk seperti mentimun.

"Pemilik bengkelnya saat menggergaji mortirnya mungkin di dalam besi, kemudian digergaji, mungkin mau dipotong-potong. Tiba-tiba muncul percikan, ada asap. Disiram asapnya masih mengepul. Tiba-tiba pemiliknya lari. Begitu lari, meledak," kata kapolda, dilansir dari Antara.

Satu korban tewas dalam ledakan tersebut adalah Gugus, 55, warga Kampung Bedak Timur, Desa Banyu Ajuh, Kecamatan Kamal, Bangkalan.

Atas kejadian ini, kapolda kembali mengingatkan kepada masyarakat untuk segera melapor saat menemukan mortir atau bahan peledak lainnya.

"Makanya saya imbau masyarakat kalau ada temuan mortir, itu kan mortir bahan peledak yg masih aktif, kita tidak tahu apakah sudah diledakkan atau belum," tegas dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Timur Kombes Pol Dirmanto menyebut, bengkel atau tempat pengumpulan barang rosok yang menjadi lokasi ledakan adalah milik Hori, warga Dusun Dumarah, Desa Banyu Ajih, Kecamatan Kamal.

Lokasi tersebut cukup dekat dengan Pelabuhan Kamal, hanya sekira 300 meter. Adapun menurut sejumlah saksi, mortir itu sebelumnya ditemukan dari laut Kamal.

Ledakan mortir tadi pagi juga memicu kebakaran. Mengakibatkan rumah warga di sekitar lokasi juga mengalami kerusakan.

Seorang korban tewas dalam insiden itu telah dievakuasi. Sementara selain satu korban tewas, kejadian tersebut juga mengakibatkan lima orang luka-luka, sesak napas dan trauma.

 

Berikut daftar korban luka dalam ledakan mortir di Bangkalan:

1. Suryanto, 46, warga Desa Banyu Ajuh, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan.

2. Riska, 17, warga Perumahan Cendana, Kabupaten Bangkalan.

3. Ika, 35, warga Dusun Baru, Desa Kamal, Kabupaten Bangkalan.

4. Endang, warga Perumahan Cendana, Kabupaten Bangkalan.

5. Siti Hamamah, 36, warga Dusun Kampung Baru, Kabupaten Bangkalan.

Editor : Syahaamah Fikria
#polda jawa timur #mortir #bangkalan #ledakan