RADARSOLO.COM - Ketua DPC PDIP Kota Solo FX Hadi Rudyatmo menerima hasil quick count Pilpres sementara, akan tetapi dia tetap menunggu hasil real count dari Komisi Pemilihan Umum (KPU).
Hal ini diungkapkan Rudy saat ditemui disela-sela menyaksikan hasil quick count di DPC PDIP Brengosan Rabu (14/2/2024) sore.
Dalam quick count di DPC PDIP Brengosan per jam 17.38 tersebut terlihat paslon nomor urut 02, Prabowo-Gibran berada dipucuk klasemen dengan perolehan 74.747 suara atau 49,94 persen.
Sedangkan diposisi kedua adalah paslon nomor urut 03 Ganjar-Mahfud dengan perolehan 50.748 suara atau 33,91 persen.
Sedangkan paslon nomor urut 01 Anies-Cak Imin memperoleh suara sebanyak 24.171 atau 16,15 persen.
Menanggapi hal itu, Rudy mengaku menerima hasil quick count sementara, namun dia tetap menegaskan menunggu hasil real count yang akan dirilis KPU.
"Tapi kalau melihat seperti ini, ya sudah. Pertarungan, perjuangan, sudah kita lakukan semaksimal mungkin," ungkapnya.
"Apapun yang terjadi harus kita terima apa adanya, kita ngak kurang untuk berjuang, namun hasilnya seperti ini, kita ngak nyangka lah. Karena Solo tidak ada pergerakan bisa semasif ini," imbuh mantan Wali Kota Solo ini.
Rudy menuturkan, dari partai koalisi yang mendukung Paslon Ganjar-Mahfud di Solo hanya ada PDIP yang duduk dikursi parlemen Solo.
"Karena koalisinya kan PPP, Perindo dan Hanura tidak punya kursi di Solo, harus dipahami," tuturnya.
"Apalagi di TPS sejauh ini banyak yang menang, banyak yang kalah, ya sudah itu pergerakan TSM (Terstruktur, Sistematis, dan Masif) itu benar. Namun tetap, memberikan apresiasi pada anak-anak saya," urainya.
Untuk itu, Rudy mengatkan militasi kader partai masih bisa dipertanggungjawabkan dari perolehan suara partai dari para caleg.
Terkait adanya isu bahwa ada simpatisan presiden lain namun partainya PDIP, menurutnya itu hanya rumor.
"Menanggapi kabar miring, saya malah nggak tahu. Kalau ngerti tak selentik to yo, wes diopeni bertahun-tahun. Terutama yang caleg, kalau ada bukti kita beri sanksi," paparnya.
Disinggung apakah sudah berkomuniasi dengan Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, Rudy menuturkan belum.
"Saya orang paling bawah kok. Nanti paling di Bel, pie Rudy Solo? Ya nanti tinggal matur, Solo selalu sendiri to buk, untuk cara ngetes ya bisa dinilai dari perolehan partai," pungkas Rudy. (atn)
Editor : Damianus Bram