RADARSOLO.COM - Presiden Joko Widodo (Jokowi) dikabarkan bakal melantik Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN) di Istana Negara Jakarta, Rabu (21/2) besok.
Dalam reshuffle kabinet ini, AHY akan menggantikan posisi Menteri ATR/BPN Hadi Tjahjanto.
Hadi Tjahjanto sendiri juga akan dilantik sebagai Menko Polhukam, menggantikan Mahfud MD yang telah mengundurkan diri pada awal Februari lalu.
Sejauh ini, AHY belum memberikan tanggapan soal kabar dirinya akan dilantik sebagai menteri di Kabinet Indonesia Maju yang dipimpin Jokowi.
Namun demikian, Juru bicara Partai Demokrat, Herzaky Mahendra Putra menyampaikan, pihaknya menghormati reshuffle kabinet, yang merupakan hak prerogatif Presiden Jokowi.
Selain itu, dia memastikan AHY selalu siap kapan pun dipanggil dan diberi tugas oleh presiden.
"Jika negara memanggil, Mas AHY siap memenuhi panggilan tugas dari negara. Namanya prajurit, beliau selalu mendarmabaktikan hidupnya untuk bangsa dan negara," kata Herzaky, dilansir dari JawaPos.com.
"Dulu di militer, lalu sekarang di medan politik. Ke depannya, tentu beliau selalu siap memenuhi panggilan tugas untuk bangsa dan negara," imbuh dia.
Ya, AHY mengawali kariernya sebagai prajurit TNI, seperti sang ayah, Presiden RI ke-6, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY).
AHY yang merupakan putra sulung SBY dan Kristiani Herrawati (Ani Yudhoyono) menghabiskan masa kecilnya di Bandung, Timor Timur, Jakarta sampai Amerika Serikat.
AHY sempat mengenyam pendidikan sekolah dasar (SD) di Timor Timur, kemudian berpindah ke SD Kuntum Wijaya Kusuma, di Jakarta Timur pada 1984 hingga 1988.
Pria kelahiran 10 Agustus 1978 itu lantas berpindah sekolah lagi ke David J. Brewer School, Leavenworth, Kansas, Amerika Serikat hingga 1991.
Usai lulus sekolah dasar, AHY menempuh pendidikan di Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 5 Bandung.
Dia pindah sekolah ke Jakarta dan menyelesaikan pendidikan SMP-nya di SMPN 20 Jakarta Timur.
AHY selanjutnya melanjutkan pendidikan di SMA Taruna Nusantara di Magelang. Salah satu sekolah dengan landasan militer yang cukup prestisius di Indonesia.
Lulus dari SMA, AHY memantapkan pilihannya untuk berkarier di militer, dengan mendaftar di Akademi Militer (Akmil) Indonesia pada 1997.
AHY lulus sekolah militer pada 2000, dengan dua penghargaan sekaligus.
Yaitu Adhi Makayasa (murid lulusan terbaik) dan Tri Sakti Wiratama (prestasi tertinggi dengan penilaian kolektif dari mental, fisik, dan kecerdasan intelektual).
AHY lalu melanjutkan pendidikan militernya di Pendidikan Dasar Infanteri TNI AD dan Kursus Combat Intel pada 2001.
Serta Pendidikan Operasi Lintas Udara (Airborne Operations Course) Army Infantry School pada 2002.
Usai dari sana, dia ditempatkan sebagai Komandan Tim Khusus dari Batalyon Infanteri Lintas Udara 305/ Tengkorak dalam operasi pemulihan keamanan di Aceh pada 2002.
AHY juga sempat menjabat sebagai Komandan Peleton Rifle Platoon, Batalyon Infanteri 305, Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (KOSTRAD) pada 2002 hingga 2004.
Lalu sebagai Komando Cadangan Strategis Angkatan Darat (Kostrad) Pasi-2/OPS Batalyon Infantri 305 pada 2004 hingga 2007.
Di usia 27 tahun, AHY menikah dengan model sekaligus presenter Annisa Larasati Pohan.
Annnisa Pohan merupakan putri Aulia Pohan, Deputi Gubernur Bank Indonesia tahun 1999.
Dari pernikahan tersebut, Agus dan Annisa dikaruniai satu orang anak, yaitu Almira Tunggadewi Yudhoyono.
Di waktu bersamaan, dia juga melanjutkan pendidikan militernya di US Army Command and General Staff College, Fort Leavenworth, Amerika Serikat.
Pulang ke Tanah Air, AHY ditugaskan sebagai Komandan Batalyon, Batalyon Infanteri Yonif Mekanis 203.
Selama di batalyon tersebut, AHY memberikan pengamanan Ibu Kota selama 2015 hingga 2016.
Perjalanan panjang nan cemerlang AHY di militer, akhirnya berhenti di usianya yang masih 38 tahun.
Dia mengundurkan diri dari militer pada September 2016, dengan jabatan terakhir sebagai Mayor Infanteri.
AHY pun banting setir, dan memulai kariernya di dunia politik dengan bergabung menjadi kader Partai Demokrat.
Masuk ke politik, AHY langsung membuat gebrakan dengan masuk bursa Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI Jakarta periode 2017-2022.
Sayang, AHY yang saat itu berpasangan dengan Sylviana Murni kalah di putaran pertama.
Pada 15 Maret 2020, AHY terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat dalam Kongres ke-V Partai Demokrat. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria