RADARSOLO.COM - Ketua Umum Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) telah resmi dilantik Presiden Joko Widodo (Jokowi) sebagai Menteri Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (Menteri ATR/BPN), Rabu (21/2).
Perjalanan AHY hingga diangkat menjadi menteri memang bisa dikatakan cukup berliku.
Putra sulung Presiden RI ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) itu rela meninggalkan karier militernya yang sangat mentereng, untuk banting setir ke dunia politik.
AHY juga sempat maju dalam kontestasi Pilgub DKI Jakarta 2017, berpasangan dengan Sylviana Murni.
Namun, AHY dan Sylviana Murni harus menerima kekalahan di putaran pertama.
Pada 15 Maret 2020, AHY terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat dalam Kongres ke-V Partai Demokrat.
Menjabat sebagai ketua umum parpol, karier politik AHY memang belum benar-benar bisa mentereng, terutama di pemerintahan.
Apalagi hampir 10 tahun Partai Demokrat menjadi opoisi dari pemerintahan Presiden Jokowi.
Dan, kini setelah delapan tahun 'resign' dari militer, AHY akhirnya menorehkan capaian sebagai menteri di Kabinet Indonesia Maju.
Selain perjalanan kariernya yang menarik, informasi lebih dalam tentang AHY pun mendapat perhatian publik.
Termasuk harta kekayaan dari suami Annisa Pohan itu.
Dikutip dari laman elhkpn.kpk.go.id, saat maju di Pilgub DKI Jakarta 2017, AHY menyampaikan laporan harta kekayaan penyelenggara negara (LHKPN) kepada Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) pada 3 Oktober 2016.
Saat itu, AHY mengaku memiliki harta Rp 15,29 miliar dan USD 511.332.
Harta kekayaan AHY terdiri dari dua bidang tanah dan bangunan di Jakarta Selatan dan satu bidang tanah di Kabupaten Bogor.
Tanah dan bangunan AHY itu ditaksir senilai total Rp 6,7 miliar.
Selain itu, AHY juga memiliki satu unit mobil Toyota Vellfire dengan nilai Rp 550 juta.
AHY ternyata juga memiliki usaha peternakan senilai Rp 360 juta.
Serta mempunyai perusahaan bernama PT Exquisite Indonesia senilai Rp 360 juta.
Harta bergerak lainnya milik AHY totak senilai Rp 688 juta.
Terdiri dari logam mulia hasil Rp 324 juta, logam mulia dari warisan dan hibah Rp 199,8 juta, batu mulia Rp 40 juta, dan benda bergerak lain senilai Rp 125 juta.
Selanjutnya, AHY memiliki giro dan setara kas dengan nilai total Rp 6,9 miliar.
Dalam laporannya pada 2016 itu, putra sulung SBY tersebut mengaku tidak memiliki utang.
Sehingga, total harta AHY dalam LHKPN yang dilaporkan pada Oktober 2016 total Rp 15.291.805.024 dan USD 511.332. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria