RADARSOLO.COM - Memasuki Bulan Ramadhan 2024 ribuan tiket Kereta Api (KA) mulai diserbu pemudik. Okupansi penjualan tiket kereta api di Daop 6 Yogyakarta mengalami kenaikan.
Manajer Humas KAI Daop 6 Yogyakarta, Krisbiyantoro menyebut, mayoritas arus mudik jelang lebaran menuju ke arah Yogyakarta dan Surabaya. Sedangkan arus balik setelah lebaran menuju Jakarta, Cirebon, Bandung.
"Iya (tiket) masih tersedia. Untuk sebarannya (masyarakat) arus mudik ke arah Yogyakarta dan Surabaya, dan arus balik setelah Lebaran ke arah Jakarta, Cirebon, Bandung," kata Kris saat dihubungi RadarSolo.com, Kamis (29/2/2024).
Kris menguraikan, berdasarkan data okupansi kereta api hingga Kamis (29/2/2024) sore, terlihat tiket ramai dibeli untuk tanggal keberangkatan tertentu atau di periode sebelum lebaran.
Sedangkan okupansi paling tinggi diperkirakan ada di keberangkatan 6 April. Dimana sebanyak 35 persen atau 4.481 tiket telah terjual.
Sementara mendekati Hari Raya Lebaran atau tanggal 9 April, tercatat sebanyak 23 persen atau 2.903 tiket terjual.
Untuk keberangkatan tepat di Hari Raya Idul Fitri 10 April sebanyak 20 persen atau 2.586 tiket juga ramai dipesan.
"Data ini masih terus berubah. Saat ini, masa arus balik tanggal 14 dan 15 April ini yang paling ramai. Okupansinya sudah menyentuh diatas 80 persen di arus balik," jelas Kris.
Lebih lanjut, Kris menjelaskan, informasi ketersediaan dan pembelian tiket bisa dilakukan melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, serta seluruh channel resmi pemesanan tiket KA lainnya.
Pihaknya mengingatkan kepada pelanggan agar teliti dalam menginput tanggal, memilih rute, dan memasukkan data diri pada saat pemesanan.
Serta merencanakan perjalanan sebaik mungkin. Termasuk estimasi waktu perjalanan menuju ke stasiun supaya tidak tertinggal kereta.
"Kami terus melakukan inovasi terbaru untuk meningkatkan pelayanan kepada penumpang, salah satunya dengan menerapkan sistem antrean saat pembelian tiket kereta api jarak jauh ini," terangnya.
Sistem antrean diberlakukan pada aplikasi agar calon penumpang mendapatkan kepastian layanan, khususnya pada saat-saat peak season seperti musim Lebaran, Natal, dan Tahun Baru.
Pada saat peak season kepadatan pemesanan tiket calon penumpang akan diarahkan kepada sistem antrean dengan waktu tunggu.
Calon penumpang disarankan untuk tidak menutup window aplikasi, agar tetap terhubung dengan sistem.
"Selanjutnya pada saat gilirannya, calon penumpang akan diarahkan untuk masuk ke dalam sistem pemesanan dan dapat melakukan pembelian tiket seperti biasa," urai Kris.
Sistem antrean penjualan tiket KA melalui aplikasi Access by KAI dan Web KAI.id tersebut sudah mulai diberlakukan sejak tanggal 1 Februari 2024.
Kris menyebut, pihaknya berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan kepada pelanggan.
Dengan memanfaatkan teknologi terkini dan menjaga tingkat keamanan data serta informasi.
"KAI Daop 6 Yogyakarta siap melayani pelanggan sebaik mungkin pada periode Lebaran 2024 melalui perjalanan kereta api yang selamat, aman, dan nyaman," pungkasnya. (ul)
Editor : Damianus Bram