RADARSOLO.COM- Direktorat Jenderal Pajak (DJP) Jawa Tengah memberikan apresiasi tinggi kepada PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT).
Pertamina Patra Niaga Regional JBT menjadi salah satu pembayar pajak terbesar 2023.
Setoran pajak Pertamina Patra Niaga Regional JBT sepanjang 2023 mencapai Rp 54,3 Miliar.
Apresiasi tersebut diberikan langsung oleh Kepala Kanwil DJP Jawa Tengah I Max Darmawan kepada perwakilan Pertamina Patra Niaga Regional JBT Finance pada acara Tax Gathering di Ballroom Hotel Harris Semarang, Rabu (6/3/2024).
Selama 2023, Pajak Penghasilan (PPh) terbesar yang disetorkan Pertamina Patra Niaga Regional JBT adalah dari PPh pasal 22 atas penjualan bahan bakar minyak maupun gas.
Nilai setoran pajak yang diserahkan setara 86,8 persen dari total setoran pajak yaitu sebesar Rp 47,1 Miliar.
DJP Jawa Tengah berharap para perusahaan penerima penghargaan tersebut, termasuk Pertamina Patra Niaga Regional JBT.
Dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam menyetorkan pajaknya.
“Terima kasih kepada para Wajib Pajak yang telah berkontribusi maksimal untuk mendukung APBN yang sehat,” kata Max Darmawan.
“Hal ini tidak mudah dicapai tanpa adanya kerja sama yang baik antara Direktorat Jenderal Pajak dengan para Wajib Pajak,” imbuhnya.
Pjs. Area Manager Communication, Relations, & Corporate Social Responsibility (CSR) Pertamina Patra Niaga Regional JBT Marthia Mulia Asri mengaku bangga dengan apresiasi yang diberikan pemerintah, khususnya DJP Jawa Tengah kepada Pertamina Patra Niaga Regional JBT.
Setiap tahunnya, Pertamina Patra Niaga JBT selalu konsisten menyetorkan PPh Pasal 21, PPh Pasal 22, dan PPh Pasal 23 kepada Direktorat Jenderal Pajak.
“Ini menjadi salah satu bukti komitmen kami dalam membantu pembangunan daerah dengan menyetorkan pajak secara maksimal kepada DJP termasuk DJP Jawa Tengah,” kata Marthia.
Area Manager Finance Pertamina Patra Niaga Regional JBT Soehardini mengungkapkan, penggunaan BBM berkualitas Pertamina turut andil dalam pendapatan daerah.
“Semakin banyak masyarakat yang menggunakan BBM berkualitas, makan akan turut menambahkan pendapatan daerah,” jelas Soehardini.
“Harapan kami, kolaborasi yang sudah terjalin baik selama ini semoga tetap dapat di pertahankan,” jelas dia. (*/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono