Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Nonton Konten Joget di Medsos saat Bulan Ramadhan, Bikin Puasa Batal atau Tidak?

Syahaamah Fikria • Kamis, 21 Maret 2024 | 00:57 WIB
Ilustrasi konten joget TikTok.
Ilustrasi konten joget TikTok.

RADARSOLO.COM - Kehadiran beragam platform media sosial kini tak bisa lepas dari para pembuat konten alias content creator.

Beragam konten menghiasi media sosial (medsos), salah satunya TikTok, membuat pengguna kian semangat mengikuti.

Termasuk konten joget, yang biasa diikuti oleh pengguna dengan membuat konten serupa. Apalagi jika konten itu viral.

Di bulan puasa Ramadhan ini pun, berselancar di media sosial jadi salah satu kegiatan yang banyak dipilih untuk mengalihkan dari rasa lapar dan dahaga.

Saat scroll-scroll TikTok, tentu kita juga akan melihat beragam konten, termasuk konten joget dengan lagu-lagu seru yang tengah viral.

Lantas, bagaimana hukum membuat dan menonton konten video joget saat tengah menjalankan puasa Ramadhan?

Dosen Institut Perguruan Tinggi Ilmu Al Quran (PTIQ) Jakarta Saifuddin Zuhri menjelaskan, menonton video joget saat melaksanakan ibadah puasa tidak akan membatalkan puasa.

Hukum menonton konten joget ini termasuk kategori makruh.

Artinya, jika ditinggalkan akan diganjar pahala, namun jika dilakukan tidak mendapat dosa.

"Hukumnya makruh, termasuk perbuatan sia-sia dan tidak disenangi," kata Saifuddin Zuhri, dilansir dari JawaPos.com.

Lebih lanjut diterangkan Saifuddin, jika konten video joget menunjukkan sisi vulgar serta mengumbar aurat hingga menimbulkan syahwat, maka hukum menontonnya bisa menjadi haram.

Meski hal itu tetap tak membatalkan puasa, namun bisa mengurangi pahala puasa.

"Kalau sudah terlalu vulgar menjadi haram, mengurangi, atau menghanguskan pahala puasa kita," papar Saifuddin.

Dia pun mengingatkan umat muslim untuk selalu berupaya tidak melakukan sesuatu yang bisa mendatangkan perbuatan sia-sia.

Bahkan bisa mengakibatkan terjerumus ke perbuatan haram dan berakibat dosa di bulan Ramadhan.

Di antaranya juga menghindari tontonan yang bisa membangitkan syahwat dan birahi.

"Termasuk kebencian-kebencian yang mengakibatkan kita marah dan terbawa emosi," jelasnya.

Puasa Ramadhan yang sangat mulia dan hanya terjadi satu bulan dalam setahun itu hendaknya diisi dengan hal-hal positif. Seperti memperbanyak membaca Alquran, sholat sunnah, bersedekah.

Atau bagi yang hobi main medsos, bisa mencari konten-konten positif, yang bisa meningkatkan ilmu agama dan keimanan. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#puasa #tiktok #konten #joget #ramadhan #makruh