Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Potensi Jumlah Pemudik Lebaran 2024 Setara dengan Seluruh Penduduk 5 Negara di Eropa, Kakorlantas: 31 Persen ke Jateng

Syahaamah Fikria • Rabu, 27 Maret 2024 | 02:20 WIB
Ilustrasi foto udara memperlihatkan antrean di gerbang tol Cikampek Utama, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.
Ilustrasi foto udara memperlihatkan antrean di gerbang tol Cikampek Utama, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat.

RADARSOLO.COM - Korlantas Polri memprediksi jumlah pemudik pada Lebaran 2024 mencapai 193,6 juta orang atau setara dengan 71 persen jumlah penduduk Indonesia.

Bahkan, Kakorlantas Polri Irjen Pol Aan Suhanan menyebut, potensi jumlah pemudik pada Lebaran 2024 itu sama dengan digabungnya seluruh penduduk di lima negara di Eropa.

"Kalau kita compare lagi dengan beberapa negara di Eropa, di seluruh warga negara Irlandia, Belanda, Swedia, Jerman, Prancis bergerak bersama-sama itu setara dengan tadi (193.6 juta orang)," tutur Aan saat menjawab pertanyaan netizen lewat akun Instagram-nya.

Dari prediksi jumlah pemudik itu jika di-breakdown, kata Aan, sebesar 31 persennya bergerak ke Jawa Tengah (Jateng).

Kemudian, 19,44 persennya bergerak ke arah Jawa Timur.

Aan menjelaskan, untuk memperlancar mudik dan arus balik, akan dilakukan rekayasa lalu lintas. Pengaturan juga tidak hanya dilakukan ke arah Jawa Tengah dan Jawa Timur, melainkan ke wilayah Jabodetabek juga disiapkan.

Sebaliknya, pemudik yang bergerak dari Jawa menuju Jabodetabek hanya 3.35 persen.

"Terjawab kan kenapa kita memprioritaskan warga masyarakat yang mudik dari arah Jabotabek ke arah Jawa. Sebaliknya pada arus balik ini kita berlakukan hal yang sama," papar Aan.

Diketahui, pemerintah akan terapkan kebijakan yang efektif guna mengantisipasi terjadinya lonjakan pemudik yang mengakibatkan kepadatan di simpul dan di ruas jalan.

Kebijakan diterapkan melalui pola perjalanan, pola transportasi, dan pola lalu lintas.

Di antaranya dengan pengaturan waktu mudik, diskon tarif transportasi masal untuk mudik lebih dini, mudik gratis.

Selain itu, juga dengan menerapkan rekayasa lalu lintas, diskon tarif jalan tol dan pengaturan lalu lintas.

"Percayakan pada kami dan seluruh stakeholder yang mengatur. Kami akan tetap berusaha semaksimal mungkin dengan semangat dan kerja sama yang baik agar mudik tahun ini sukses, aman, lancar dan selamat menjadi mudik yang ceria dan penuh makna,” terang Aan.

Sistem Ganjil Genap di Jalur Mudik dan Balik

Korlantas Polri akan memberlakukan sistem ganjil genap di jalur mudik Hari Raya Idul Fitri 1445 Hijriah.

Mulai dari KM 0 Jalan Tol Jakarta sampai KM 414 Jalan Tol Semarang-Batang.

Sistem ganjil genap bakal diberlakukan mulai 5 April mulai pukul 14.00 hingga 7 April 2024 pukul 24.00 WIB.

Lalu, pada 8 sampai 9 April 2024, dimulai pukul 08.00 WIB sampai 24.00 WIB.

Editor : Syahaamah Fikria
#lebaran #sistem ganjil genap #mudik #polri #Pemudik #kakorlantas