Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Gerakan Pangan Murah Pemprov Jateng Ampuh Tekan Harga Kebutuhan Pokok, Begini Kata Pj Gubernur Nana Sudjana

Tri wahyu Cahyono • Senin, 1 April 2024 | 22:06 WIB
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana layani masyarakat yang membeli bahan pokok pada program Gerakan Pangan Murah belum lama ini.
Pj Gubernur Jateng Nana Sudjana layani masyarakat yang membeli bahan pokok pada program Gerakan Pangan Murah belum lama ini.

RADARSOLO.COM– Usaha tak mengkhinati hasil. Itulah yang dilakukan Program Gerakan Pangan Murah (GPM) yang secara massif dilakukan oleh Pemprov Jateng.

Menggandeng sejumlah stakeholder, sejak awal Januari hingga 1 April 2024, sudah terlaksana kegiatan GPM sebanyak 150 kali.

Kegiatan itu digelar merata di kabupaten/kota di Jateng.

 

Baca Juga: Bos Persebaya: Ketua Umum PSSI Sedang dalam Semangat Bawa Timnas ke Level Lebih Tinggi

Hasilnya, sejumlah harga komoditas pangan mulai turun. Seperti harga beras yang sebelumnya mencapai Rp 17 ribu per kilogram (kg), menjadi Rp 14.600 per kg.

Pj Gubernur Jawa Tengah Nana Sudjana mengatakan, Pemprov Jateng serius mengordinasi GPM.

Baik yang diselenggarakan Pemprov Jateng, pemerintah kabupaten/kota, forkopimda, maupun para pelaku usaha di bidang pangan.

“Bagusnya kita ini kompak. Karena GPM ini membantu masyarakat, khususnya masyarakat yang ekonomi lemah,” katanya.

Hal tersebut diungkapkan Nana Sudjana pada Gerakan Pangan Murah Serentak III Wilayah Jateng di halaman Balai Kota Semarang, Senin, (1/4/2024).

Menurut Nana Sudjana, GPM merupakan salah satu upaya untuk mengendalikan harga kebutuhan pokok.

Di tengah meningkatnya konsumsi masyarakat selama Ramadhan hingga Hari Raya Idul Fitri.

Kegiatan GPM juga untuk memastikan bahwa stok pangan cukup dan tersedia dengan harga terjangkau, sehingga tidak memicu inflasi.

Nana Sudjana menambahkan, dalam pelaksanaan GPM, Pemprov Jateng memberikan intervensi berupa fasilitasi distribusi.

Antara lain bantuan transport, bongkar muat, dan packing kepada para produsen/ vendor.

Dengan intervensi tersebut, masyarakat dapat membeli barang kebutuhan pokok dengan harga lebih murah dibandingkan pasaran.

Selain itu, vendor tetap mendapatkan laba. Diketahui, dalam pelaksanaan program GPM, Pemprov Jateng menganggarkan sebesar Rp 1 miliar. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#Gerakan Pangan Murah #beras #pj gubernur #pemprov jateng #Nana Sudjana #Harga Kebutuhan Pokok