Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Umat Muslim Wajib Tahu! Gus Baha Ungkap Kunci Bisa Mendapat Lailatul Qadar di Bulan Ramadhan

Syahaamah Fikria • Selasa, 2 April 2024 | 00:00 WIB
Ilustrasi berdoa
Ilustrasi berdoa

RADARSOLO.COM - Memasuki pekan-pekan terakhir puasa Ramadhan, adalah saatnya umat muslim berlomba-lomba untuk meraih Lailatul Qadar.

Meski tak ada seorang pun yang tahu kapan tepatnya hadir malam Lailatul Qadar, karena itu adalah rahasia Allah SWT.

Namun, umat muslim bisa berupaya memaksimalkan ibadah untuk meraihnya.

Rais Syuriyah Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) KH Ahmad Bahauddin Nursalim atau Gus Baha mengatakan, setiap muslim punya potensi besar untuk menggapai Lailatul Qadar di bulan Ramadhan.

Kuncinya adalah sikap istiqomah.

Seperti istiqomah dalam melaksanakan puasa. Istiqomah sholat Isya dan sholat sunnah Tarawih berjamaah.

"Asal puasa, asal selalu berjamaah shalat Isya, shalat Tarawih, itu dapat Lailatul Qadar," kata Gus Baha, dilansir dari NU Online.

Kepastian akan mendapat Lailatul Qadar di bulan Ramadhan, tak selalu diukur dengan tanda-tandanya sebagaimana yang sudah banyak diyakini masyarakat.

Seperti pancaran sinar matahari tidak terik di siang hari. Serta tanda-tanda lain.

Bahkan, seseorang yang tidak merasakan tanda-tanda datangnya Lailatul Qadar, seperti matahari tak terik di siang hari, juga bukan berarti tak bisa mendapat Lailatul Qadar.

"Tak perlu membayangkan dan menandai siangnya matahari tidak terik. Aneh-aneh saja," kata Gus Baha.

Hanya saja, kata dia, jika memang tidak merasakan tanda-tanda itu, juga tak perlu mencari-cari tanda-tanda.

"Cuma alamatnya atau tanda-tandanya seperti itu (matahari tidak terik,Red). Lha terhadap alamat itu tidak perlu tahu. Malah kok kalian cari," imbuh dia.

Dalam hadis Nabi Muhammad dijelaskan, setiap umat muslim yang melaksanakan puasa Ramadhan karena iman kepada Allah dan mengharapkan pahala hanya dari-Nya, maka akan mendapat Lailatul Qadar.

Dikatakan Gus Baha, hadis inilah yang mestinya menjadi patokan.

Yakni meningkatkan keimanan dan ketakwaan, serta menjalankan puasa Ramadhan penuh kekhusyukan.

Bukan justru sibuk mencari tanda-tandanya.

"Wong Nabi Muhammad dawuh tidak demikian. Yang penting, man shoma ramadhana imanan wahtisaban, ya dapat Lailatul Qadar," papar Gus Baha.

Lebih lanjut, kata Gus Baha, mengacu pada pernyataan salah satu khalifah atau Amirul Mukminin, Sayyidina Utsman mengatakan, orang yang melaksanakan sholat Isya berjamaah, setara dengan sholat sunnah sepanjang malam.

"Tidak perlu sholat Tahajud tidak perlu sholat Witir. Pahalanya setara dengan itu semua. Tidak perlu kebanyakan sholat. Biasa saja. Justru dengan bersikap biasa itu meyakini akan ampunan Allah swt," terangnya.

Dia menambahkan, banyak ulama yang meyakini bahwa Lailatul Qadar pasti didapati oleh setiap muslim yang berpuasa, tidak fasik, dan selalu berjamaah sholat Isya.

"Orang yang memiliki kebiasaan seperti itu, maka ia dianggap mendapatkan Lailatul Qadar," tanda Gus Baha. (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#puasa #kunci #lailatul qadar #gus baha #sholat isya #ramadhan #Tarawih