Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pemudik Kelelahan Setiba di Jateng, Dikawal Polisi Sampai Tujuan

Antonius Christian • Rabu, 3 April 2024 | 02:54 WIB

 

 

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam dialog di UNS INN, Selasa (2/4).
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi dalam dialog di UNS INN, Selasa (2/4).

SOLO, Radar Solo – Pemudik yang memasuki wilayah Jawa Tengah akan dikawal secara estafet oleh kepolisian. Terutama pemudik yang mengalami kelelahan di perjalanan. Di sisi lain, akan diterapkan sistem one way di sejumlah ruas tol demi kelancaran arus mudik Lebaran. Hal ini disampaikan Kapolda Jawa Tengah Irjen Pol Ahmad Luthfi saat menjadi pembicara di UNS INN, Selasa sore (2/4).

Sistem pengawalan estafet bagi pemudik ini untuk mengantisipasi kecelakaan karena kelelahan. Sesuai evaluasi arus mudik dan balik Lebaran tahun lalu. Di mana titik lelah para pemudik sering dialami ketika memasuki Brebes atau Pemalang.

“Sehingga nanti anggota yang berjaga di pintu masuk Jawa Tengah, akan melihat kondisi pemudik. Jika terlihat kelelahan, kami arahkan ke pospam istirahat. Setelah itu kami kawal secara estafet, mulai dari Brebes, Pemalang, Pekalongan, Batang, sampai ke tujuan masing-masing,” kata kapolda.

Eks Kapolresta Solo ini menambahkan, Jateng akan mendapat limpahan 193 juta pemudik. Artinya, akan disiapkan sejumlah skenario demi kelancaran arus mudik. Terutama jika terjadi lonjakan kendaraan.

“Akan kami terapkan sistem one way dari (gerbang tol) Kalikangkung sampai Bawen. Kalau kurang kami perpanjanglagi sampai (gerbang tol) Salatiga,” papar kapolda.

Terkait tol fungsional Solo-Jogja, kapolda mengaku sudah melakukan pengecekan. Tol tersebut akan difungsikan mulai pukul 06.00-17.00. “Karena penerangannya belum maksimal,” bebernya.

Ditanya jalur Pantau Utara (Pantura) Jawa yang terdampak banjir bandang di Demak hingga Kudus beberapa waktu lalu, sudah diperbaiki oleh instansi terkait. Sehingga bisa dilalui saat arus mudik Lebaran nanti.

“Kami sudah punya tim pengurai untuk mengatasi kemacetan. Jadi meski padat, tetap lancar. Wajar jika musim mudik Lebaran itu terjadi kepadatan,” ungkapnya.

Sementara itu, Operasi Ketupat Candi 2024 akan dimulai Kamis (4/4). Total akan diterjunkan 12 ribu personel. Ditunjang 168 pos terpadu yang tersebar di penggal jalan, bandara, terminal, stasiun, hingga objek-objek wisata. (atn/fer)

Editor : fery ardi susanto
#kapolda jateng ahmad luthfi #arus mudik lebaran di polda jateng