RADARSOLO.COM - Polisi masih melakukan penyelidikan atas kejadian balon udara berisi petasan meledak di Ponorogo, Senin (13/5) pagi.
Balon udara yang meledak di persawahan Desa Muneng, Kecamatan Balong, Ponorogo tersebut mengakibatkan empat orang luka bakar.
Satu korban di antaranya mengalami luka serius hingga 60 persen.
Dalam video amatir yang beredar, tampak sejumlah orang yang mulai menerbangkan balon udara raksasa di area persawahan.
Balon udara itu baru saja mulai terbang, ketika kemudian muncul percikan-percikan api.
Seketika balon udara itu langsung meledak. Membuat orang-orang di sekitarnya panik dan berlarian.
Kapolsek Balong AKP Agus Wibowo mengatakan, hasil penyelidikan sementara, diduga petasan meledak sebelum diterbangkan.
Sejauh ini, polisi belum menetapkan tersangka atas peristiwa yang menyebabkan empat orang mengalami luka bakar itu.
Namun, Agus menuturkan, menaikkan balon udara tanpa awak mengganggu penerbangan dan menyebabkan kebakaran.
Sementara itu, Dokter IGD RSUD dr Harjono Ponorogo, Agustina Wulandari, satu orang mengalami luka bakar serius hingga 63 persen.
Korban yang masih dirawat itu atas nama Ilham Nugroho, 16.
Ilham mengalami luka bakar di sejumlah bagian tubuh, seperti kedua tangan, punggung, kedua kaki, serta leher.
"Paling parah di sekitar organ vital, area yang sensitif juga ya," kata Agustina.
Menurut dia, saat masuk IGD RS sekira pukul 06.30 WIB, kondisi korban lemah dan kesakitan karena kulitnya melepuh dan luka.
"Kondisinya banyak luka-luka bakar di beberapa bagian tubuh. Pukul 06.30 WIB (dibawa ke RS)," ucap Agustina.
Lebih lanjut dikatakan Agustina, saat ini korban dalam kondisi stabil.
"Meski luas lukanya 63 persen, tapi lukanya tidak terlalu dalam. Hanya di permukaan kulit mengalami melepuh atau kemerahan. Istilah medisnya derajat 2b," tandas Agustina. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria