Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Bukan Gelombang Panas, BMKG Ungkap Penyebab Kondisi Panas dan Gerah yang Terjadi di Indonesia Saat Ini

Syahaamah Fikria • Kamis, 16 Mei 2024 | 01:48 WIB
Ilustrasi cuaca panas.
Ilustrasi cuaca panas.

RADARSOLO.COM - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) menyebut, fenomena panas dan gerah yang terjadi di Indonesia saat ini bukan merupakan gelombang panas atau heat wave.

Melainkan dipicu terjadinya pemanasan permukaan, dampak dari mulai berkurangnya awan dan curah hujan.

Hal itu ditegaskan Kepala Pusat Meteorologi Maritim BMKG Eko Prasetyo.

"Fenomena panas saat ini bukan gelombang panas," ucap Eko.

Dia menjelaskan, kondisi panas dan gerah yang belakangan dirasakan masyarakat Indonesia adalah hal umum yang terjadi pada periode peralihan dari musim hujan ke musim kemarau.

Eko menerangkan, wilayah Indonesia yang terletak di sekitar ekuator dengan kondisi geografis kepulauan dan dikelilingi perairan yang sangat luas, membuat negara ini tak merasakan efek gelombang panas.

Karakteristik dinamika atmosfer Indonesia berbeda dengan daerah yang berada di wilayah lintang tengah dan lintang tinggi.

"Wilayah Indonesia juga memiliki variabilitas perubahan cuaca yang sangat cepat," ujar Eko.

Perbedaan inilah yang membuat wilayah Indonesia tak mengenal fenomena gelombang panas.

 

Editor : Syahaamah Fikria
#gelombang panas #musim hujan #BMKG #musim kemarau #Heat Wave #gerah