Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Pesawat Jatuh di BSD, Tangerang Selatan Tak Punya Black Box, KNKT Masih Melakukan Penyelidikan

Damianus Bram • Selasa, 21 Mei 2024 | 16:13 WIB
Penampakan badan pesawat latih Cessna 2006 dengan nomor registrasi PK-IFP milik Indonesia Flying Club yang diambil dari udara di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Banten
Penampakan badan pesawat latih Cessna 2006 dengan nomor registrasi PK-IFP milik Indonesia Flying Club yang diambil dari udara di kawasan BSD, Tangerang Selatan, Banten

RADARSOLO.COM - Pesawat yang jatuh di Jalan Lapangan Sunburst, BSD, Serpong, Tangerang Selatan ternyata tidak memiliki kotak hitam atau black box.

Hal ini diketahui pasca dilakukan penyelidikan oleh Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) terkait kecelakaan jatuhnya pesawat PK-IFP tersebut. 

"Tidak ada kotak hitamnya," kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono, dikutip dari JawaPos.com, Selasa (21/5/2024).

Sejauh ini KNKT juga belum bisa memastikan penyebab kecelakaan. Sebab, penyelidikan tersebut membutuhkan waktu yang cukup lama.

"Mungkin kalau penyebab kecelakaan terlalu dini kita, karena kita kan tahapnya pengumpulan data. Masih terlalu jauh," jelasnya.

Sebelumnya, Polisi menjelaskan kronologis jatuhnya pesawat PK-IFP di Lapangan Sunburst, BSD, Tangerang Selatan, Minggu (19/5/2024) siang tadi. Diketahui tiga orang meninggal dunia akibat kejadian tersebut.

Kapolres Tangerang Selatan AKBP Ibnu Bagus Santoso menjelaskan, pesawat milik Indonesia Flying Clubs itu berangkat dari Pondok Cabe, Tangsel. Lantas, sekitar pukul 14.00 WIB, pesawat secara tiba-tiba mengalami kecelakaan.

Ia menyebut bahwa pesawat informasinya dari Tanjung Lesung hendak kembali ke Pondok Cabe. Namun, tiba-tiba saja hilang kontak dengan pesawat.

"Infomasi awal dari Tanjung Lesung mau ke Pondok Cabe. Mau kembali ke Pondok Cabe, terus ada mayday mayday, habis hilang kontak," ujarnya kepada wartawan, Minggu (19/5/2024).

Setelah itu, kecelakaan pun terjadi. Tiga orang awak pesawat meninggal dunia di lokasi kejadian.

"Untuk kita sampaikan, korban yang meninggal dunia ada 3 orang ada pilot, co pilot dan enginernya," terangnya. (dam)

GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
LAKU SPIRITUAL: Setelah menempuh perjalanan sekitar 60 kilometer, para biksu thudong sampai di Candi Borobudur, (20/5).
LAKU SPIRITUAL: Setelah menempuh perjalanan sekitar 60 kilometer, para biksu thudong sampai di Candi Borobudur, (20/5).
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
GUNTUR AGA TIRTANA/RADAR JOGJA
Editor : Damianus Bram
#kecelakaan pesawat #KNKT #bsd #Pesawat Jatuh #black box