RADARSOLO.COM - Fakta-fakta baru bus Trans Putera Fajar yang menewaskan 11 orang rombongan wisata SMK Lingga Kencana di Ciater, Subang kembali terungkap. Bus naas itu ternyata pernah terbakar pada April lalu.
Bus Trans Putera Fajar mengalami insiden kebakaran di KM 88 ruas tol Cipularang pada 27 April 2024 lalu.
Dirlantas Polda Jabar Kombes Pol Wibowo mengatakan, pengakuan jika bus itu pernah terbakar juga telah disampaikan A, salah satu pemilik atau pengelola PO Trans Putera Fajar.
Di mana saat ini A dan AI, yang sama-sama sebagai pengelola dan pemilik PO Trans Putera Fajar telah ditetapkan sebagai tersangka.
"A mengakui bus tersebut pernah terbakar dan mengusulkan mengganti nama," kata Wibowo, Rabu (29/5).
Sebelum berganti nama, bus itu bernama Trans Maulana Jaya.
Penggantian nama itu dilakukan untuk menyamarkan agar bus tidak dikenali sebagai armada yang pernah terbakar.
"Tujuan agar bus terbakar tidak dikenali sehingga masih bisa disewakan," ucap Wibowo.
Fakta lain terungkap yakni perusahaan otobus (PO) dari Trans Putera Fajar itu ternyata hanya fiktif alias perusahaan ilegal.
Editor : Syahaamah Fikria