RADARSOLO.COM - Ramalan dari astrolog asal India Kushal Kumar tentang akan terjadinya kiamat pada 29 Juni 2024, cukup bikin heboh.
"Selasa, 18 Juni 2024 mempunyai stimulus planet terkuat untuk memicu WW3 (Perang Dunia III) meskipun tanggal 10 dan 29 Juni juga mungkin akan menentukan," kata Kushal Kumar.
Kushal Khumar pun memaparkan sejumlah pertanda yang disebut menjadi pemicu kiamat dan Perang Dunia III.
Seperti tembakan yang dilepaskan ke Zona Demiliterisasi (DMZ) antara Korea Utara dan Selatan, ketika pasukan dari utara menyeberang ke DMZ pada Minggu.
Selain itu, dia juga menyebat ketegangan atau konflik yang terjadi di Israel, sebagai pemicu berakhirnya dunia.
Konsep Kiamat Ada Dalam Berbagai Agama
Terlepas dari ramalan Kushal Kumar tentang datangnya kiamat pada 29 Juni 2024, sejatinya kiamat atau hari akhir adalah konsep yang banyak dibicarakan dalam berbagai agama dan mitologi di seluruh dunia.
Meski pandangan tentang kiamat berbeda-beda, ada benang merah yang menghubungkan konsep ini, yakni akhir dari dunia yang kita kenal.
Berikut pandangan berbagai agama tentang kiamat dengan bahasa yang ringan dan mudah dipahami:
1. Islam: Yaumul Qiyamah
Dalam Islam, hari kiamat disebut "Yaumul Qiyamah." Ini adalah hari di mana dunia akan berakhir, dan semua orang akan dibangkitkan dari kematian untuk diadili berdasarkan perbuatan mereka selama hidup.
Ada dua kategori tanda-tanda kiamat.
Yakni tanda-tanda kecil (As-Sughra) seperti kemerosotan moral.
Serta tanda-tanda besar (Al-Kubra) seperti munculnya Dajjal dan turunnya Nabi Isa.
2. Kristen: Hari Penghakiman
Dalam Kekristenan, hari kiamat dikenal sebagai "Hari Penghakiman" atau "Akhir Zaman."
Pada hari ini, Yesus Kristus akan kembali ke bumi, orang mati akan dibangkitkan, dan semua orang akan dihakimi berdasarkan perbuatan mereka.
Kitab Wahyu dalam Alkitab memberikan gambaran yang dramatis tentang peristiwa-peristiwa ini, termasuk peperangan besar dan akhir dunia yang mendekat.
3. Yudaisme: Olam Ha-Ba
Dalam Yudaisme, konsep hari kiamat tidak sejelas dalam Islam atau Kristen.
Namun, ada konsep "Olam Ha-Ba" (Dunia yang Akan Datang) yang sering dikaitkan dengan masa mesianik dan kebangkitan orang mati. Ini adalah masa ketika dunia akan diperbarui, dan kedamaian serta keadilan akan mendominasi.
4. Hindu dan Buddha: Siklus Waktu
Dalam tradisi Hindu dan Buddha, ada konsep siklus waktu yang berulang-ulang.
Dunia mengalami penciptaan, pemeliharaan, dan kehancuran dalam siklus yang tak berujung.
Dalam Hindu, siklus ini disebut "Kalpa,".
Sementara dalam Buddha, ada konsep "Kappa" yang menggambarkan periode waktu yang sangat panjang.
5. Mitologi Lain: Ragnarok
Banyak budaya lain memiliki cerita tentang akhir dunia.
Misalnya, dalam mitologi Nordik, ada cerita tentang Ragnarok, yang menggambarkan pertempuran akhir antara kekuatan baik dan jahat yang akan menghancurkan dunia.
Setelah Ragnarok, dunia baru akan muncul dari reruntuhan.
Kesimpulannya, meskipun konsep kiamat bervariasi, semua mengajarkan tentang pentingnya hidup dengan benar dan bertanggung jawab.
Pemahaman tentang berbagai konsep kiamat bisa memberikan wawasan baru tentang keyakinan manusia sepanjang sejarah. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria