Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Viral Video Pria Baju Batik Jalan Lawan Arah Malah Marah ke Pengendara Lain di Ungaran: Ngaku Ketua Pemuda Pancasila Semarang dan Tendang Mobil

Syahaamah Fikria • Jumat, 12 Juli 2024 | 06:42 WIB
Potongan video pria baju batik yang marah-marah ke pengendara lain di Ungaran.
Potongan video pria baju batik yang marah-marah ke pengendara lain di Ungaran.

RADARSOLO.COM - Video pasangan suami istri yang mendapat perlakuan tidak menyenangkan dari seorang pria pengendara mobil HRV putih di Ungaran, Semarang, viral di media sosial (medsos).

Dari video viral yang beredar di medsos, tampak seorang pria mengenakan batik panjang warna merah yang turun dari HRV putih dan langsung marah-marah ke pengendara mobil di depannya.

Pria baju batik itu bahkan nekat menendang mobil yang dikendarai pasangan suami istri muda tersebut.

Sembari mengeluarkan kata-kata bernada arogan, pria baju batik itu juga mengaku jika dia adalah Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Semarang dan seorang lawyer.

"Kowe anake sopo? Ono Kalongan dadi jagoan," kata pria baju batik itu dengan nada arogan saat menghampiri pengendara mobil di depannya.

"Aku Ketua PP Semarang," lanjut pria baju batik itu, setelah menendang kaca mobil.

Kronologi Kejadian

Diketahui video viral pria marah-marah di jalan itu kali pertama diunggah oleh akun @yessyayuaryani.

Pemilik akun @yessyayuaryani tersebut diketahui merupakan istri dari pengendara mobil, yang mendapat perlakuan tak menyenangkan dari pria baju batik.

Saat kejadian, @yessyayuaryani pun berada di dalam mobil bersama sang suami.

Lokasi kejadian sendiri adalah di jalan satu arah Desa Kalongan, Kecamatan Ungaran Timur, Semarang.

"Kronologi : Saya dan suami lewat Ds.Kalongan kec.ungaran timur kab.semarang berada di jalur 1 arah yang di mana jalan itu memang sangat sempit dan jika berpapasan antara mobil dan mobil tidak memungkinkan untuk bisa lewat," cerita akun Facebook yessyayuaryanii.

Saat itu, Yessy dan suami sama sekali tidak mempermasalahkan soal pengemudi HRV putih yang sebenarnya berjalan lawan arah.

Suami Yessy hanya meminta pengemudi mobil HRV putih untuk menepi ke kiri.

"Diwaktu yang sama, kami berpapasan dengan mobil HRV putih seperti yang di video, sebenarnya kami sangat tidak mempermasalahkan beliau mau melanggar atau sebagainya, karena posisi kami sudah sangat mepet ke kiri juga dengan kondisi jalan yang agak curam ke bawah, posisi di belakang kami juga ada pengendara lain yang menggunakan kendaraan roda 2 dan roda 4.

Suami saya berusaha tidak mempermasalahkan apa apa, karena kami juga tahu dan lihat yang mengendarai mobil yang melawan arah adalah seorang Ibu-ibu.

Suami saya menurunkan kaca mobiil dan menyampaikan ‘Ibu mundur sedikit dan mepet kekiri dulu karena masih ada lahan kosong, karena kalau saya yang mundur tidak memungkinkan karena di belakang kami banyak kendaraan var," lanjut Yessy.

Namun, bukannya menepi, seroang pria baju batik justru turun dari mobil, menghmpiri Yessy dan suami sambil marah-marah.

"Kowe anak'e sopo?" tanya pria baju batik itu dengan nada arogan.

Suami Yessy pun berusaha menjawab teguran pria baju batik itu dengan sopan

"Orak anak-anake sopo," jawab suami Yessi yang langsung dipotong pria baju batik itu lagi.

"Ono Kalongan arep dadi jagoan," tantang pria baju batik itu.

"Bukan, Pak. Ini kan jalan searah ke bawah, kita kan mengikuti aturan. Kalau arah ke sana kan lewatnya sana. Kenapa njenengan kok malah mempermasalahkan ini wilayah siapa, ini wilayah siapa. Bukan wilayah siapa-siapa, Pak. Kita kan sama-sama rakyat Indonesia," jawab suami Yessi.

"Aku lho ndak mempermasalahkan njenengan lewat sini, cuma prioritaskan yang sesuai dengan peraturannya," imbuh suami Yeesi.

Selanjutnya pria baju batik itu justru menendang mobil Yessi dan suami, sembari mengaku jika dia adalah Ketua Pemuda Pancasila Kabupaten Semarang.

Aksi marah-marah pria baju batik itu masih terus berlanjut. Bahkan istrinya pun ikut turun mobil dan mengeluarkan kata-kata kurang baik. (ria)

 

 

Editor : Syahaamah Fikria
#viral #pria baju batik #Pemuda Pancasila #marah #video #hrv #ungaran #semarang