RADARSOLO.COM - Aksi M, 20, pelaku penjual video syur anak dan dewasa lewat grup Telegram 'Deflamingo Collection', benar-benar tak bisa dinalar.
Selain telah menjual 8.400 video dan 32.640 foto tak senonoh anak maupun dewasa, M juga membawa-bawa 'Promo Ramadhan' saat menawarkan konten haram tersebut.
Dirkrimsus Polda Metro Jaya Kombes Ade Safri Simanjuntak mengatakan, pihaknya telah menemukan 8.400 video dan 32 ribu foto syur anak maupun dewasa dalam grup Telegram Deflamingo Collection milik M.
Selama aksinya menjual konten haram, bandar foto dan video syur itu pun telah mengumpulkan 25 ribu pengguna Telegram.
Bahkan, dia berhasil menggaet 107 member yang berlangganan video syur.
"Tersangka mengirimkan setiap member yang membeli seharga Rp 15 ribu (paket eceran) sampai Rp 165 ribu (paket bulanan)," tutur Ade Safri, Selasa (30/7).
Selayaknya orang berjualan, M pun menawarkan promo-promo kepada pelanggan agar jualannya semakin laris.
Parahnya, bandar video syur itu menamakan promonya sebagai 'Promo Ramadhan' untuk menjual video syur.
Hal itu terlihat dari tangkapan layar percakapan di grup Telegram Deflamingo Collection yang disita polisi.
Dalam percakapan dengan member itu, M menawarkan konten-konten foto dan video syur anak maupun dewasa. Bahkan juga menuliskan 'Promo Ramadah sudah habis ya'.
Sementara itu, Ade Safri juga mengungkap jika tersangka M telah melakukan aksi menjual foto dan video syur itu sejak Agustus 2023.
"Tersangka mengelola grup Telegram dan menawarkan, menjual, mentransmisikan, menyebarkan konten file bermuatan asusila atau pornografi anak sejak Agustus 2023," tutur Ade Safri.
Dari bisnis haramnya tersebut, M memperoleh keuntungan hingga Rp 7 juta dalam sebulan.
Adapun M saat ini sudah ditahan di Rutan Polda Metro Jaya.
Polisi masih terus melakukan serangkaian penyidikan mendalam atas kasus tersebut. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria