Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Bapak Kos di Semarang yang Viral Makan Daging Kucing Kini Jadi Tersangka, tapi Tak Ditahan

Syahaamah Fikria • Jumat, 9 Agustus 2024 | 00:56 WIB
Polisi melakukan pemeriksaan rumah NY, pria yang makan daging kucing di Semarang, Rabu (7/8).
Polisi melakukan pemeriksaan rumah NY, pria yang makan daging kucing di Semarang, Rabu (7/8).

RADARSOLO.COM - Nur Yanto (NY), 64, bapak kos di Semarang yang viral karena tepergok makan daging kucing, kini ditetapkan sebagai tersangka.

Nur Yanto diduga menganiaya kucing hingga tewas, dan memakan dagingnya.

Bapak kos itu mengaku sudah berulang kali makan daging kucing, dengan alasan sebagai obat untuk penyakit diabetesnya.

Kanit Tidpiter Satreskrim Polrestabes Semarang AKP Johan Widodo mengatakan, NY telah ditetapkan sebagai tersangka atas perbuatannya.

Dia dijerat dengan Pasal 91B ayat (1) UU RI Nomor 14 Tahun 2014 dan/atau Pasal 302 KUHPidana tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan.

Ancaman hukumannya paling lama 2 tahun dan/atau denda paling banyak Rp 200 juta.

Dengan ancaman hukuman di bawah 5 tahun, tak dilakukan penahanan terhadap bapak kos yang viral itu.

Dia hanya dikeni wajib lapor.

"Wajib lapor seminggu dua kali," kata Johan, Kamis (8/8).

Sebelumnya, polisi telah mendatangi tempat tinggal Nur Yanto, dan mengamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya celurit dan magic jar.

Nur Yanto menggunkaan gagang celurit itu untuk menghantam kucing, sebelum memasaknya dengan cara direbus di magic jar dan memakannya.

Aksinya makan daging kucing itu tepergok salah satu anak kosnya. Yang kemudian bertanya mengapa bapak kos itu makan daging kucing.

Postingan rekaman suara pengakuan Nur Yanto makan daging kucing itu kemudian tersebar di media sosial dan menjadi viral.

Hingga akhirnya pihak kepolisian turun tangan menangani kasus tersebut.

Adapun Nur Yanto mengaku sudah kerap mengonsumsi daging kucing. Dengan alasan sebagai obat agar gula darahnya tak naik.

Dikatakan bapak kos itu, dia menangkap kucing-kucing yang datang ke rumahnya. Termasuk memasak kucing yang selama ini diberi makan oleh anak kosnya.

"Kalori rendah, gula darah tetap rendah. Rasa dagingnya enak," tandas Nur Yanto.( (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#diabetes #viral #daging kucing #obat #bapak kos #semarang