Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Potret Kehidupan di Aliran Sungai Martapura-Barito, Banjar, Kalsel: Andalkan Wisata Perahu Klotok dan Bekantan

Silvester Kurniawan • Rabu, 21 Agustus 2024 | 17:00 WIB

 

SILVESTER KURNIAWAN/RADAR SOLO Warga mencari ikan di Sungai Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.
SILVESTER KURNIAWAN/RADAR SOLO Warga mencari ikan di Sungai Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan.

 

RADARSOLO.COM - Daerah aliran sungai menjadi peluang bisnis menjanjikan, jika dikemas secara optimal. Inilah kesan wartawan Jawa Pos Radar Solo Silvester Kurniawan saat menyusuri Sungai Martapura, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel), Selasa (20/8/2024).

Wisata susur sungai dengan perahu klotok jadi andalan, ditunjang keramahan warga sekitar.

Sejumlah jurnalis yang tergabung dalam Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Solo, mendapat kesempatan tampil di ajang Pekan Olahraga Wartanan Nasional (Porwanas) XIV 2024 di Banjarmasin, Kalsel.

Tak lama setelah menginjakkan kaki di tanah Borneo, mereka berkesempatan menikmati wisata susur Sunga Martapura.

Wisata ini tersaji di Taman Maskot Bekantan. Merogoh kocek Rp 450 ribu, wartawan Koran ini beserta rekan lainnya berkesempatan menyusuri Sungai Martapura dengan perahu klotok. Rutenya dari Taman Maskot Bekantan hingga Pulau Kembang di aliran Sungai Barito.

“Wisata sungai seperti ini jarang ditemui di Jawa, apalagi Kota di Kota Solo. Pas naik perahu, saya kepikiran apa bisa Sungai Bengawan Solo dikemas seperti ini? Pasti menarik. Apalagi warga di sini ramah-ramah,” ujar wartawan radio asal Solo Arga Dirgantara.

Tercatat delapan jurnalis gabungan Kota Solo dan Sumatera Selatan (Sumsel), menyusuri Sungai Martapura dengan perahu klotok. Obrolan seputar wilayah sungai mengalir lembut sepanjang perjalanan.

“Sebetulnya yang menarik bukan naik perahunya, tapi suasana yang tersaji sepanjang perjalanan. Kami bisa melihat rumah-rumah penduduk di atas sungai. Bahkan melihat bocah-bocah berenang di sungai di dekat rumah-rumah itu,” sambung anggota PWI Solo lainnya Agus Wahyudi.

Puas menikmati perjalanan, rombongan tiba di Sungai Barito. Di sana mereka disajikan pemandangan yang benar-benar berbeda. Berupa penampakan lalu lalang kapal tongkang pengangkut baru bara. Sesekali, jantung dibuat dag dig dug karena jarak tongkang dengan perahu klotok hanya sejengkal.

“Tujuannya sebetulnya ke Pulau Kembang. Sebuah pulau kecil di aliran Sungai Barito. Informasinya, di sana bisa melihat satwa bekantan (monyet hidung panjang). Tapi tadi (kemarin) kurang beruntung. Kami hanya melihat penampakan monyet ekor panjang biasa,” sambung anggota PWI Solo lainnya Adit. (ves/fer)

Editor : Niko auglandy
#kalsel #kalimantan selatan #susur sungai #bisnis