Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Aksi Perundungan dr Prathita Amanda Aryani Paksa Junior Makan 5 Bungkus Nasi Padang Tak Terbantahkan, FK Undip: Persis seperti di Medsos

Syahaamah Fikria • Sabtu, 24 Agustus 2024 | 21:10 WIB

Sempat komentar soal kasus dokter muda PPDS Anestesi Undip Semarang yang diduga dibully karena tak kuat dibully, sosok Prathita Amanda Aryani ternyata juga pelaku.
Sempat komentar soal kasus dokter muda PPDS Anestesi Undip Semarang yang diduga dibully karena tak kuat dibully, sosok Prathita Amanda Aryani ternyata juga pelaku.

RADARSOLO.COM - Heboh perilaku dr Prathita Amanda Aryani, dokter PPDS Undip yang diduga lakukan perundungan kepada juniornya, dibenarkan pihak fakultas kampus setempat.

Dekan FK Undip Yan Wisnu Prajoko membenarkan, Prathita Amanda Aryani melakukan bullying atau perundungan.

Di antaranya dengan memaksa juniornya makan lima bungkus nasi Padang.

Menurut Yan, perundungan itu terjadi tiga tahun lalu, atau tahun 2021.

"(Prathita) memang murid saya, saat ini sedang pendidikan tahun keempat. Betul (Prathita melakukan perundungan) tiga tahun yang lalu kepada adik juniornya," ujar Yan Wisnu.

Selain itu, dia mengakui jika aksi perundungan yang dilakukan dr Prathita Amanda Aryani persis seperti cerita yang beredar dan viral di media sosial (medsos).

"Ada perlakuan, tapi bukan fisik. Seperti yang diceritakan di itu (media sosial) lah kira-kira," papar dia.

Lebih lanjut, pihak fakultas pun sudah langsung melakukan tindakan tegas atas aksi bullying Prathita.

"Sudah diproses, sudah disanksi tiga tahun yang lalu," ujar dia.

Tabiat dr Prathita yang gemar melakukan perundungan ke juniornya mencuat, menyusul postingannya di media sosial usai viral kematian dokter residen PPDS Aulia Risma Lestari.

Aulia Risma mengakhiri hidup diduga karena jadi korban bullying seniornya.

Dalam postingannya di medsos, dr Prathita dinilai justru menormalisasi tindakan senioritas atau perundungan di lingkungan PPDS Undip.

Di sisi lain, Dekan FK Undip Yan Wisnu Prajoko itu mengatakan, pihak kampus telah membentuk satuan tugas untuk mengevaluasi sistem pendidikan dokter spesialis.

Hal ini menyusul dugaan aksi perundungan yang kerap terjadi antara senior dengan senior.

Salah satunya yang menghebohkan adalah kasus kematian dokter residen PPDS Aulia Risma yang mengakhiri hidup, diduga karena aksi bullying seniornya. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#viral #bullying #perundungan #Aulia Risma Lestari #ppds #dr Prathita Amanda Aryani #undip