RADARSOLO.COM - Sosok Polwan Briptu Putri Sirty Cikita Sabunge menjadi viral di media sosial pasca muncul cuplikan video yang memperlihatkan dirinya saat menghampiri para pria di sebuah warung.
Sesaat kemudian, para polisi termasuk Polwan Putri Sirty Cikita Sabunge lantas memberikan sejumlah pertanyaan kepada pria yang didatangi tersebut.
Sang pria kemudian mengaku bahwa dirinya adalah salah satu pekerja teknisi di pelabuhan.
Namun yang terjadi, Bripka Putri Sirty Cikita Sabunge malah justru marah dengan pria tersebut.
Pasalnya, sang pria masih mengunyah dan memegang makanan ketika menjawab pertanyaan dari pihak kepolisian.
“Eh mas kalau diajak ngobrol tuh sopan ya sambil makan?,” kata polwan.
Namun pria yang diajak berbicara tersebut tidak merespon dan justru asyik dengan cemilan yang disantapnya.
Alhasil, Putri Sirty Cikita Sabunge menegur pria yang ada dalam video tersebut.
“Yang sopan ya, kita datang kesini baik-baik,” tandasnya.
Bahkan sang Polwan mendorong bahu pria tersebut.
"Coba kalau saya gak menghargai masnya, saya dorong dorong gitu, enak gak? katanya
Namun pria tersebut mengadu ke polisi pria disebelahnya dengan sabar.
"Biarin aja biar gusti Allah yang bales," katanya.
"Yang sopan gitu, kita datang ke sini baik baik ya," jelasnya.
Pasca cuplikan video tersebut diunggah di media sosial, nama Putri Sirty Cikita Sabunge lantas jadi sorotan para netizen.
Bahkan Putri Sirty Cikita Sabunge dicap kurang sopan santun dan mengganggu orang yang sedang makan.
Meskipun pihak kepolisian sudah memberikan klarifikasi, namun masih banyak netizen yang marah dengan pernyataan polwan tersebut.
Apalagi dalam unggahan klarifikasinya, pihak kepolisian enggan meminta maaf atas perilaku Putri Sirty Cikita Sabunge yang dinilai tak pantas bagi sebagian pihak.
Menurut penilaian sejumlah pihak, Putri Sirty Cikita Sabunge bertindak salah lantaran ia melakukan razia dan mengajak bicara pria yang sejak sebelumnya memang sedang dalam keadaan makan.
"LAHH LU POLISI, ORANG LAGI MAKAN DIAJAK NGOBROL. SOPANN KAHH?" tulis akun Instagram @/ii.iikkii.
"Maaf Demi konten program TV gausah dibuat buat skenario framing masyarakat selalu yg “salah” dan polisi “Hero” nya," sambung @/bagusmsatriyo.
"Lahhhh ngadi2. Dia lagi makan, lalu disamperin. Malah yg makan yg dibilang ga sopan." tambah @/irt_random. (dam)
Editor : Damianus Bram