RADARSOLO.COM - Solo International Performing Arts (SIPA) kembali menghadirkan maha karya seni bertaraf internasional.
Memasuki tahun ke-16, SIPA 2024 digelar di Pamedan Pura Mangkunegaran, Solo, Kamis-Sabtu (29-31/8/2024).
SIPA kali ini mengusung tajuk "Performing Royal Genesis", yakni perayaan tentang eksplorasi seni pertunjukan yang berakar pada tradisi budaya.
"Segala pertunjukan yang ditampilkan di SIPA merupakan perpaduan seni tradisional dan kontemporer,” ujar Direktur SIPA Irawati Kusumorasri saat konferensi pers di Pendapa Balai Kota Solo, Rabu (28/8/2024).
“Hal ini berarti kebudayaan tradisional tetap digandeng dengan tren masa kini, agar tetap relevan dan seimbang,” lanjutnya.
Penyelenggaraan SIPA tahun ini mengusung konsep berbeda dan spesial.
Dimana putri dari KGPAA Mangkunegara IX, yakni Gusti Sura didapuk sebagai maskot atau wajah SIPA 2024.
Menurut Irawati, Gusti Sura merupakan sosok generasi muda yang konsisten melestarikan budaya Jawa, khususnya budaya Mangkunegaran.
"Ada penampilan spesial saat opening Kamis besok (29/8). Maskot SIPA akan dikirab dengan sajian penari, prajurit, dan pemusik, dimana di panggung juga ditampilkan pertunjukan megah," ujar Irawati.
Panggung SIPA juga akan dimeriahkan delegasi dari berbagai komunitas, baik dari dalam maupun luar negeri.
Adapun delegasi dalam negeri berasal dari Semarang, Bali, Padang, Bogor, Padangpanjang, Jogja, dan Solo.
Selain itu, tujuh negara yakni Taiwan, Australia, Republic of Korea, Netherlands, Malaysia, Kamboja, serta Jepang.
Baca Juga: Gusti Sura Jadi Maskot SIPA 2024: Ini Sosok dan Kejutan Yang Telah Disiapkannya
"Tahun ini kami secara resmi juga bekerja sama dengan ISI Surakarta, dalam menampilkan berbagai kegiatan pada SIPA 2024. Salah satunya, Seminar Internasional oleh Pasca Sarjana ISI Surakarta," beber Irawati.
Ada dua panggung utama pertunjukan SIPA 2024, yakni berlokasi di Pamedan Pura Mangkunegaran dan Teater Besar ISI Surakarta.
Selain pertunjukan, SIPA MART juga akan berlangsung sebagai ruang bertemunya buyer dan seller di bidang seni pertunjukan.
"Puncak pagelaran di hari ketiga akan ada pertunjukan bersama penonton. Ada 2.500 suling yang dibagikan kepada penonton untuk bermain musik bersama," imbuh Irawati.
Carrol, perwakilan delegasi asal Australia menyambut baik helatan SIPA 2024.
Menurutnya, SIPA menjadi ruang bertukar pengetahuan budaya dari masing-masing negara.
Delegasi Australia akan menampilkan dua pertunjukan tari spesial, dari Victorian College of Arts, Dance
"Kami sangat senang menjadi delegasi pertama yang diundang oleh SIPA. Karena di Victorian College of Arts mempelajari kebudayaan dari negara lain. Kami belajar melalui gerakan dan gesture tariannya," urai dia. (ul/wa)
Editor : Tri Wahyu Cahyono