Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

Ini Dia Jadwal Kunjungan Paus Fransiskus Selama di Indonesia, TNI Polri Bakal Ikut Mengawal dan Mengamankan

Damianus Bram • Senin, 2 September 2024 | 22:56 WIB
Paus Fransiskus, Pemimpin umat Katolik dunia.
Paus Fransiskus, Pemimpin umat Katolik dunia.

RADARSOLO.COM - Paus Fransiskus bakal mengunjungi negara Indonesia. Hal ini sesuai dengan jadwal perjalanan apostolik Paus ke sejumlah negara di Asia Pasifik terutama Asia Tenggara. 

Dalam kunjungan apostolik Paus Fransiskus ini, Indonesia sebagai negara pertama yang dikunjungi. 

Berdasarkan informasi yang beredar, pemimpin umat Katolik di Dunia ini akan berada di Indonesia selama empat hari.

Paus Fransiskus dijadwalkan tiba di Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Cengkareng, Banten pada Selasa (3/9/2024). Lalu Paus terjadwal meninggalkan Indonesia pada Jumat (6/9/2024).

Selama berada di Indonesia, Paus direncakan akan hadir dalam beberapa agenda. Untuk ini, TNI-Polri, turut mengawal dan mengamankan agenda-agenda tersebut.

Komandan Korps Brimob Polri Komjen Pol Imam Widodo mengungkapkan beberapa acara dan tempat yang bakal disinggahi oleh Paus Fransiskus.

”Seperti yang saya sampaikan, Beliau datang kemudian ke Kedutaan Vatikan, kemudian ada kegiatan juga ke Gereja Katedral, ke Istana Negara, kemudian ke Masjid Istiqlal juga,” terang Komjen Pol Imam Widodo, Senin (2/9/2024).

Komjen Imam menyebut, jadwal dan kegiatan Paus Fransiskus di Indonesia sudah dikoordinasikan oleh TNI-Polri dengan Konferensi Waligereja Indonesia (KWI).

”Kepanitiaan dari KWI yang bertanggung jawab terhadap kedatangan atau kunjungan Paus Fransiskus,” kata dia.

Koordinasi TNI-Polri dengan KWI dilakukan lantaran mereka ditugaskan untuk mengawal dan mengamankan seluruh kegiatan Paus Fransiskus selama berada di Indonesia.

Sementara itu, TNI bakal menyiapkan pasukan khusus hingga penembak jitu alias sniper dalam rangka pengamanan kunjungan Paus Fransiskus ke Indonesia.

Panglima Komando Gabungan Wilayah Pertahanan I Laksdya TNI Agus Hariadi mengatakan pengerahan pasukan khusus termasuk dalam prosedur wajib pengamanan tamu kenegaraan.

"Itu (pengerahan pasukan khusus dan sniper) sudah ada protapnya sendiri. Sesuai dengan protap VVIP, kita tidak berani ngambil risiko," ujarnya usai apel gabungan TNI-Polri di Mabes TNI, Cilangkap, Senin (2/9/2024).

Dikutip dari Jawa Pos, Paus Fransiskus akan bertemu dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Merdeka pada Rabu (4/9/2024).

Di hari yang sama, Paus Fransiskus akan menghadiri beberapa agenda di Jakarta. Besoknya pada Kamis (5/9/2024), Paus Fransiskus terjadwal berkunjung ke Masjid Istiqlal dan bertemu dengan Imam Masjid Istiqlal.

Lalu pada Kamis (5/9/2024) sore hingga malam, Paus Fransiskus bakal memimpin Misa Suci atau Misa Akbar di Gelora Bung Karno (GBK).

Menurut Imam, Misa Akbar tersebut bakal dihadiri oleh ribuan jemaat Katolik. ”Terakhir melaksanakan misa di GBK,” kata jenderal bintang tiga Polri tersebut.

Khusus Misa Akbar itu, TNI dan Polri sudah menyiapkan skema dan strategi pengamanan agar ibadah yang dilaksanakan oleh ribuan jemaat katolik tersebut berjalan lancar.

”Mulai dari preemptive sampai dengan antiteror, kami libatkan semua,” imbuhnya.

Selesai Misa Akbar di GBK pada 5 September 2024, Jumat (6/9/2024) Paus Fransiskus bertolak meninggalkan Indonesia.

Paus Fransiskus dijadwalkan terbang dari Bandara Internasional Soekarno-Hatta ke Papua Nugini. (dam)

Editor : Damianus Bram
#katolik #perjalanan apostolik #indonesia #paus fransiskus #asia pasifik