Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Fakta-fakta Viral Isu Produk Kecantikan dr Richard Lee Dituding Berbahaya dan Disita BPOM, Owner Athena Group: Ini Cara Kerja Mafia

Syahaamah Fikria • Selasa, 3 September 2024 | 02:18 WIB
dr Richard Lee.
dr Richard Lee.

RADARSOLO.COM - Nama dr Richard Lee tengah jadi soroton, menyusul isu produk kecantikan di kliniknya dianggap berbahaya. Bahkan dikabarkan telah disita Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).

Dugaan soal produk kecantikan yang berbahaya milik dr Richard Lee tersebut sebelumnya diungkapkan Badan Peneliti Independen Kekayaan Penyelenggara Negara dan Pengawas Anggaran (BPI KPNPA).

Disebutkan pula bahwa berdasarkan informasi BPOM, produk skincare yang diduga berasal dari klinik kecantikan dr Richard Lee, yakni Arthena Group, telah disita.

Atas viralnya kabar itu, dr Richard Lee pun akhirnya buka suara. Dokter yang juga influencer itu menegaskan jika produk kecantikannya tak pernah disita oleh BPOM.

Berikut kronologi dan fakta soal viral produk kecantikan dr Richard Lee tersebut.

1. BPI KPNPA Sebut Produk Kecantikan Diduga Berbahaya

Dugaan soal bahaya produk kecantikan yang dijual dr Richard Lee di kliniknya, Athena Group, awalnya disampaikan BPI KNPA.

Mereka mengatakan, dugaan itu muncul setelah ramai berita yang menyebut salah satu produk kecantikan di klinik Richard Lee dianggap berbahaya.

BPI KPNPA kemudian meminta keterangan dari BPOM terkait pengawasan terhadap peredaran produk kecantikan tersebut.

2. Kabar Soal Produk Disita BPOM

BPI KPNPA juga menghimpun informasi, dan mengetahui jika BPOM telah menyita 2.475 produk skincare yang dianggap berbahaya, dengan label biru.

Dengan ciri-ciri label itu,diduga produk yang disita adalah dari klinik Athena Group milik dr Richard Lee.

2. DNA Salmon

BPI KPNPA menyebut, salah satu produk yang dianggap berbahaya itu adalah DNA salmon.

Produk atau perawatan kecantikan ini dilakukan dengan menggunakan jarum suntik.

"Menurut pemberitaan, produk yang berbahaya itu adalah salmon, yang pengaplikasiannya menggunakan jarum suntik," tutur Sekjen BPI KPNPA Eko Supahwono.

Pihaknya khawatir, apakah produk tersebut aman untuk dijual bebas. Serta adakah kontrol terhadap penggunaan jarum suntik saat menyuntikkan DNA salmon tersebut.

"Takutnya, jarum suntik yang sudah digunakan bisa disalahgunakan," kata dia.

3. Laporan ke Bareskrim

Atas dugaan produk berbahaya milik dr Richard Lee tersebut, BPI KPNPA mengaku telah membuat laporan ke Bareskrim.

Hal itu diperkuat saat BPI KPNPA juga mendapat informasi adanya seorang artis yang alami masalah pada wajah setelah gunakan produk kecantikan diduga bermasalah.

4. Richard Lee Buka Suara

Dokter Richard Lee buka suara atas isu produknya dianggap berbahaya hingga disita BPOM.

Richard Lee menegaskan bahwa produknya tak pernah disita BPOM.

"Tidak ada satu pun produkku yang pernah disita BPOM. Ingat disita itu datang diambil disita. Ini produk aku nggak pernah ada disita BPOM," kata dr Richard Lee.

Lebih lanjut, dr Richard Lee pun meminta bukti kepada BPI KPNPA jika produknya pernah disita BPOM.

"Kalau ada, buktikan keluarkan suratnya bahwa produk saya pernah disita BPOM," tegas dia.

5. Sebut Mafia dan Penggiringan Opini

Dokter kecantikan yang juga YouTuber itu pun sangat menyayangkan karena tudingan dan laporan yang dibuat BPI KPNPA, hanya bersumber dari artikel pemberitaan.

"Gila loh, bapaknya ngelaporin ngomong di depan media semuanya berdasarkan artikel," papar dia.

Dia menyebut, hal yang telah dilakukan kepadanya ini adalah penggiringan opini.

"Ini penggiringan opini yang luar biasa," ucap dia.

Richard Lee juga menyebut soal adanya mafia dan artikel titipan yang sengaja dilakukan untuk menjatuhkan usahanya.

Serta menghalangi dirinya untuk memberi edukasi soal skincare abal-abal.

"Inilah cara kerja mafia di Indonesia, karena tujuannya mereka nggak akan bisa kena ke aku. Karena apa yang aku lakukan, nggak ada yang salah. Tapi apa? Membuat opini seolah-olah apa yang aku kerjakan itu salah, sehingga orang-orang nggak percaya," tandas dr Richard Lee. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#bpom #viral #DNA salmon #Athena Group #produk kecantikan #skincare #mafia #dr Richard Lee