RADARSOLO.COM - Polisi mengungkap pembunuhan dan rudapaksa terhadap Ayu Andriani ini bermula dari rasa sakit hati yang dirasakan IS, 16, terduga pelaku.
Rasa cintanya kepada korban yang ditolak berbuah rasa kecewa yang membuatnya nekat merudapaksa dan membunuh korban
Seperti diberitakan sebelumnya, polisi berhasil menangkap 4 remaja yang diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap Ayu Andriani, remaja perempuan berusia 13 tahun yang ditemukan tewas di Kuburan Cina Palembang.
Dari empat tersangka tersebut, IS disebut sebagai otak dari kasus pembunuhan disertai pemerkosaan terhadap gadis penjual balon Ayu Andriani.
Hal ini dikatakan oleh Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo Sugihhartono.
Harryo Sugihhartono mengatakan bahwa tersangka IS merupakan mantan kekasih korban yang baru dikenalnya dua minggu yang lalu dan sering berkomunikasi lewat handphone.
“Iya betul (IS otak pelaku). Tersangka IS berusia 16 tahun, sedangkan pelaku lainnya berusia rata-rata 12 sampai 13 tahun. Secara psikologis, dia lebih dewasa dibandingkan ketiga rekannya yang lain,” kata Harryo Sugihhartono saat pers rilis, Rabu (4/9/2024) malam.
Kapolrestabes Palembang Kombes Pol Harryo SugihhartonoHarryo menjelaskan, sebelum peristiwa pembunuhan itu terjadi, keempat tersangka sempat berkumpul di rumah tersangka IS, sekitar pukul 12.00 WIB.
Selanjutnya, mereka pergi menyaksikan pertunjukan kuda lumping di kawasan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning, Palembang.
“Jadi ada rasa kekecewaan dari tersangka IS, karena mungkin cinta tak tersampaikan, akhirnya ada upaya tindakan pemaksaan kehendak tersebut. Namun tanpa disadari tindakan tersangka IS sangat fatal yang mengakibatkan korban meninggal dunia,” jelas dia.
Diberitakan sebelumnya, Polrestabes Palembang berhasil menangkap 4 remaja yang diduga sebagai pelaku pembunuhan terhadap Ayu Andriani, remaja perempuan berusia 13 tahun yang ditemukan tewas di Kuburan Cina Palembang.
Berdasarkan data yang berkembang, dari 4 terduga pelaku pembunuhan Ayu Andriani tersebut, 2 diantaranya adalah bocah di bawah umur alias bocil.
Tidak hanya itu saja, berdasarkan penyelidikan pihak kepolisian terungkap bahwa salah satu pelaku pembunuhan Ayu Andriani adalah mantan kekasih dari korban.
Keempat pelaku yakni berinisial IS (16), MZ (13), NS (12), dan AS (12). Mereka semua tercatat sebagai warga Kelurahan Pipa Reja, Kecamatan Kemuning, Palembang.
Di krematorium Kuburan Cina Palembang tersebut, korban dibekap oleh para pelaku. Aksi tersebut kemudian menyebabkan pelaku hingga akhirnya tewas.
Setelah dalam kondisi tewas, para pelaku malah merudapaksa jasad Ayu secara bergiliran.
Kemudian jasad korban dibawa ke TKP tempat penemuan jenazah di kawasan Kuburan Cina.
Sampai di lokasi tempat penemuan jasad, Ayu lagi-lagi dirudapaksa oleh para pelaku tersebut. (dam)
Editor : Damianus Bram