RADARSOLO.COM - Informasi yang menyatakan Pejabat (Pj) Bupati Brebes, Iwanuddin Iskandar, terjangkit Monkeypox atau cacar monyet adalah hoax.
Sebagai informasi, dalam beberapa hari ini beredar sebuah pesan yang menyebutkan Pj Bupati Brebes, Iwanuddin Iskandar, terjangkit Monkeypox atau cacar monyet di berbagai grup WhatsApp dan media sosial.
Informasi yang tidak jelas kepastian dan sumbernya ini jelas memancing perhatian masyarakat.
Isu terkait Pj Bupati Brebes yang dikabarkan terinfeksi cacar monyet muncul setelah adanya laporan mengenai satu pasien yang diduga Monkeypox yang dirawat di RSUD Brebes.
Kabar ini kemudian menyebar luas dan menimbulkan spekulasi di masyarakat.
Namun, Kepala Dinas Komunikasi, Informatika, dan Statistik (Dinkominfotik) Brebes, Tatag Koes Adianto, membantah kabar tersebut.
Tatag menegaskan bahwa informasi yang beredar mengenai Pj Bupati Brebes terjangkit cacar monyet tidak benar alias hoax.
"Informasi yang tersebar di WhatsApp dan media sosial yang menyebutkan bahwa Pj Bupati Brebes terserang cacar monyet atau Monkeypox tidak benar," tegas Tatag dikutip dari RadarKudus.com.
Pada kesempatan itu, Tatag juga menghimbau masyarakat untuk tidak mudah mempercayai informasi yang tidak memiliki sumber yang jelas dan tidak dapat dipertanggungjawabkan.
Tatag juga menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dalam menyebarkan informasi yang belum terbukti kebenarannya.
“Kami mengimbau masyarakat untuk selalu melakukan verifikasi sebelum menyebarkan informasi. Saring sebelum berbagi,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Brebes, Ineke Tri Sulistyowaty, juga membenarkan bahwa kabar yang beredar mengenai Pj Bupati Brebes yang terkena cacar monyet tidak benar.
Ineke juga memberikan klarifikasi terkait pasien yang sempat diduga terjangkit Cacar Monyet di Brebes.
Menurutnya, setelah melalui pemeriksaan dokter spesialis kulit, pasien tersebut tidak mengalami Monkeypox melainkan cacar air atau varicella.
“Setelah menjalani pemeriksaan oleh dokter spesialis kulit, pasien dinyatakan hanya menderita cacar air atau varicella,” kata Ineke.
Lebih lanjut, ia menambahkan bahwa kondisi pasien yang sempat diduga suspek Monkeypox sudah membaik dan sudah diperbolehkan pulang pada Jumat (6/9/2024) lalu.
Ineke juga memastikan bahwa sejauh ini tidak ada laporan mengenai penularan penyakit dari pasien tersebut kepada orang lain.
Oleh karena itu, Dinas Kesehatan Brebes mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan tidak termakan hoax yang dapat menimbulkan keresahan.
Ineke menghimbau kepada Masyarakat untuk mengikuti informasi resmi dari sumber-sumber terpercaya dan tidak tidak larut dalam informasi yang tidak jelas sumbernya. (dam)
Editor : Damianus Bram