Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Anjing Pelacak Temukan Barang Bukti Baru dalam Penyelidikan Pembunuhan Nia Kurnia Sari, Gadis Penjual Gorengan di Padang Pariamandi

Damianus Bram • Rabu, 11 September 2024 | 22:13 WIB
Baju terakhir yang dikenakan oleh Nia Kurnia Sari berhasil ditemukan.
Baju terakhir yang dikenakan oleh Nia Kurnia Sari berhasil ditemukan.

RADARSOLO.COM - Pihak Kepolisian terus menyelidiki terkait kasus pembunuhan sadis terhadap Nia Kurnia Sari, gadis remaja yang masih berusia 18 tahun. 

Seperti diberitakan sebelumnya, Nia Kurnia Sari, adalah gadis remaja yang ditemukan dikubur tanpa busana di area perkebunan Korong Pasar Surau, Nagari Guguak, Kecamatan 2×11 Enam Lingkung, Kayu Tanam, Padang Pariaman pada Jumat (6/9/2024) lalu.

Sebagai upaya pencarian barang bukti baru, Direktorat Samapta Polda Sumatera Barat pun menerjunkan anjing pelacak K-9 pada Selasa (10/9/2024).

Anjing pelacak ini dikerahkan ke tiga titik di kawasan Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Dan kemarin, anjing pelacak berhasil menemukan barang bukti baru berupa kaos lengan panjang yang berwarna hitam di aliran sungai dekat dengan lokasi jasad Nia Kurnia Sari dikubur.

Setelah dikonfirmasi ke pihak keluarga, baju itu dinyatakan benar milik korban.

"Kita diperbantukan dengan K-9 Ditsamapta Polda Sumbar. Kita mencari barang bukti yang dipakai oleh korban yang masih belum ditemukan. Sehingga nanti hasilnya sesuai (pakaian yang dipakai korban). Ada beberapa jenis pakaian yang ditemukan, satu terkonfirmasi milik korban," kata Kapolres Padang Pariaman Ahmad Faisol Amir, Rabu (11/9/2024).

Ahmad Faisol Amir bilang, sampai saat ini penyelidikan masih soal pencarian barang bukti baru dan mengembangkan pemeriksaan saksi-saksi.

Terkait dengan hasil autopsi kata Faisol Amir, pihaknya sampai kini masih menunggu hasil resmi yang dikeluarkan Rumah Sakit Bhayangkara Padang

Sebelumnya, Eli Marlina, Ibu kandung dari Nia Kurnia Sari menilai tindakan pelaku sangat keji dan tidak manusiawi.

Ia pun menuntut Kepolisian untuk tidak hanya mengungkap dan menangkap, tapi juga menembak mati pelaku

"Tangkap pelakunya, kalau nyawa, dibalas nyawa. Tembak mati saja," kata Eli Marlina. (dam)

Editor : Damianus Bram
#polda sumatera barat #Nia Kurnia Sari #jasad #padang pariaman #pembunuhan