Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Kemacetan Parah di Puncak, Bogor Jadi Sorotan Netizen, Pengendara Terjebak 12 Jam di Jalan

Damianus Bram • Selasa, 17 September 2024 | 18:08 WIB
Kemacetan di kawasan Puncak, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, kemarin (16/9/2024). Sejumlah wisatawan pilih beristirahat di pinggir jalan.
Kemacetan di kawasan Puncak, Cisarua, Bogor, Jawa Barat, kemarin (16/9/2024). Sejumlah wisatawan pilih beristirahat di pinggir jalan.

RADARSOLO.COM - Macet parah yang terjadi di kawasan wisata Puncak, Bogor, Jawa Barat menjadi sorotan publik. 

Akses kawasan wisata di Puncak ini mengalami kemacetan luar biasa saat momen libur panjang.

Kemacetan ini terjadi sejak Minggu (15/9/2024) malam hingga kemarin (16/9/2024).

Sejumlah wisatawan melalui media sosial mengeluhkan terjebak kemacetan hingga 12 jam lamanya.

Bahkan seorang wisatawan dikabarkan meninggal dunia diduga akibat kelelahan. Kejadian ini pun menjadi viral di media sosial X. 

Para netizen menyayangkan kemacetan parah yang terjadi di puncak yang berujung pada kematian seorang wisatawan yang diduga mengalami kelelahan. 

Kejadian ini diunggah oleh akun @AIs1to yang diduga ikut terjebak dalam kemacetan tersebut.

Dalam postingannya, akun di media sosial X ini menunjukkan sebuah video yang menggambarkan kemacetan parah yang terjadi di kawasan Puncak Bogor.

"Macet Horor Puncak Bogor Infonya ada 1 korban Meninggal Krna terjebak Macet lebih dari 9jam,libur panjang Semerawut jalanan,motor roda dua sih yg kbanyakan gateratur ngambil 2jalur dan akhirnya stuck brhadapan sma lawan arah sebaliknya, gw klo liburan lbih mlh di hari kerja," tulis @AIs1to.

Melihat postingan tersebut, para netizen langsung memberikan komentar. Bahkan para pengendara yang terjebak dalam kemacetan tersebut pun juga membalas dengan memberikan video gambaran situasinya. 

Berikut komentar para netizen:

"astaga 9 jam, capek bgt sih itu," tulis @slui**.

"ini rutin sih, tiap weekend, liburan, selalu begini.. tp inilah liburan tempat dingin terdekat bagi org jakarta, tempat perputaran ekonomi. Amazingnya, gak banyak perubahan yg dilakukan pemerintah selain nggusur pedagang kaki lima sepanjang jalan," tulis @asfan_w****.

"dari dulu gw selalu bingung sih, kenapa dah pada suka liburan ke Puncak yang notabene kalo masa-masa liburan udah pasti macet ga karuan, bukannya healing yang dapet malah tambah stress," tulis @dhavaja****.

"emang pasti gara gara motor suka gasabaran," tulis @zidanardi****.

Seperti diberitakan sebelumnya, kemacetan di Puncak, Bogor, ini terjadi sejak Minggu (15/9/2024) malam hingga kemarin (16/9/2024). 

Kemacetan di Puncak ini disebabkan volume kendaraan yang meningkat. Hal itu diperparah perilaku pengendara yang tidak tertib.

Kasatlantas Polres Bogor AKP Rizky Guntama menjelaskan bahwa kemacetan terjadi di Puncak sejak Minggu malam hingga Senin pagi.

”Ada banyak kendaraan yang menuju ke Puncak," papar AKP Rizky Guntama, kemarin.

Tidak hanya arus naik, volume kendaraan yang turun dari Puncak juga tak kalah banyak. Kondisi itu membuat kedua arah jalan penuh.

”Jadi, kedua arah memang volume kendaraan meningkat," terangnya.

Kemacetan diperparah perilaku pengendara sepeda motor. Menurut dia, pengendara sepeda motor memaksakan maju dengan melawan arah sekaligus mengambil ruang kosong.

”Kondisi ini membuat arus menjadi terkunci sehingga dari kedua arah tidak bisa bergerak maju. Kemacetan pun terjadi," jelasnya.

Di tengah kemacetan parah tersebut, seorang wisatawan berinisial NM, 56, meninggal dunia diduga akibat kelelahan.

Rizky menjelaskan, NM meninggal dunia saat hendak pulang dari Agrowisata Gunung Mas pada Minggu malam. ”Selesai wisata naik bus, lalu merasa pusing," terangnya.

Saat itu, bus masih berada di area Agrowisata Gunung Mas sehingga evakuasi lebih mudah dilakukan. Korban dievakuasi ke masjid di area Agrowisata Gunung Mas.

"Meninggal dunia bukan karena sulit evakuasi akibat kemacetan. Meninggal saat dievakuasi di masjid. Diduga ada penyakit komorbid," urainya. (dam)

Editor : Damianus Bram
#kemacetan #wisatawan #puncak #bogor #macet #wisata