RADARSOLO.COM - Gunung Merapi meluncurkan awan panas sebanyak dua kali pada Senin (21/10) sore. Masyarakat diingatkan untuk mewaspadai potensi banjir lahar dingin.
Berdasarkan catatan Balai Penyelidikan dan Pengembangan Teknologi Kebencanaan Geologi (BPPTKG) Yogyakarta, bagian puncak dan lereng barat Gunung Merapi diselimuti hujan lebat mulai pukul 15.44 - 16.13 WIB.
Gunung yang terletak di perbatasan Jateng dan DIY itu terpantau mengeluarkan awan panas sebanyak dua kali. Yakni pada pukul 17.46 dan 17.55 WIB.
"Luncuran awan panas mengarah ke barat daya atau Kali Bebeng. Estimasi jarak luncur awan panas 1.500 meter," kata Kepala BPPTKG Yogyakarta Agus Budi Santoso.
Selain luncuran awan panas, BPPTKG juga mengingatkan akan potensi banjir lahar dingin. Hal ini menyusul intensitas hujan di wilayah Jateng dan DIY yang makin meningkat di akhir Oktober ini.
Adapun pada Minggu (20/10), teramati telah terjadi 32 kali guguran lava pijar ke arah Kali Bebeng dengan jarak luncur maksimum 1.700 meter.
Masyarakat diimbau untuk menjauhi daerah bahaya yang direkomendasikan.
"Tingkat aktivitas Gunung Merapi masih di level III atau siaga," tandas Agus. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria