Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Suhu Panas Tertinggi Capai 38 Derajat Celcius, Sampai Kapan Cuaca Terik Menyengat Terjadi di Indonesia?

Syahaamah Fikria • Kamis, 31 Oktober 2024 | 06:43 WIB
Ilustrasi cuaca panas.
Ilustrasi cuaca panas.

RADARSOLO.COM - Cuaca panas ekstrem kini melanda beberapa wilayah di Indonesia dengan suhu panas harian mencapai 38,4 derajat Celsius.

Berdasarkan data Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), suhu tertinggi tercatat di Larantuka, Flores Timur, Nusa Tenggara Timur pada Senin (28/10).

Selain itu, BMKG mencatat suhu panas lebih dari 37 derajat Celsius juga terjadi di Majalengka, Semarang, dan Bima, Nusa Tenggara Barat.

Ketua Tim Prediksi dan Peringatan Dini BMKG, Ida Pramuwardani, menjelaskan bahwa peningkatan suhu ini disebabkan oleh beberapa faktor.

Faktor pertama adalah karena adanya gerak semu matahari.

Dikatakan Ida, pada bulan Oktober, posisi matahari bergerak lebih dekat ke selatan ekuator.

Kondisi ini mengakibatkan intensitas radiasi matahari meningkat di wilayah selatan Indonesia.

"Wilayah seperti Jawa merasakan suhu yang lebih panas akibat paparan sinar matahari yang lebih intens," kata dia.

Faktor kedua yakni adanya pengaruh siklon tropis.

Selain gerak semu matahari, siklon tropis Kong-rey yang aktif di Samudera Pasifik juga berdampak pada cuaca Indonesia.

Siklon ini menarik massa udara dari sekitarnya, termasuk dari Indonesia.

Sehingga mengurangi pembentukan awan di wilayah selatan.

Kondisi minim awan ini memungkinkan radiasi sinar matahari langsung mencapai permukaan bumi, meningkatkan suhu secara signifikan.

Lantas, Kapan Suhu Panas Ekstrem Akan Berakhir?

Menurut BMKG, kondisi panas ini diperkirakan akan berlangsung hingga awal November 2024, seiring dengan melemahnya siklon tropis Kong-rey yang menjauh dari wilayah Indonesia.

Selain itu, aktivitas gelombang ekuator Rossby dan peningkatan potensi awan hujan di wilayah Jawa juga diprediksi akan menurunkan suhu secara bertahap.

"Prediksinya akan mulai turun hujan secara konsisten pada beberapa waktu ke depan. Sehingga suhu permukaan juga diprediksi akan menurun, terutama di wilayah Jawa," papar Ida.

BMKG mengimbau masyarakat di wilayah-wilayah terdampak untuk waspada terhadap suhu panas tinggi.

Masyarakat diharapkan mengurangi aktivitas fisik di luar ruangan saat siang hari.

Di samping itu, juga pastikan untuk menjaga asupan cairan agar tetap terhidrasi. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#BMKG #cuaca panas #Siklon Tropis Kong rey #suhu panas