Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Selain GRO, Begini Kondisi 2 Siswa SMKN 4 Semarang yang Ikut Jadi Korban Penembakan Polisi

Syahaamah Fikria • Rabu, 27 November 2024 | 03:02 WIB
GRO, siswa SMKN di Semarang yang tewas ditembak oknum polisi.
GRO, siswa SMKN di Semarang yang tewas ditembak oknum polisi.

RADARSOLO.COM - Selain GRO, 17, yang telah meninggal, ada dua siswa SMKN 4 Semarang yang turut jadi korban penembakan oknum polisi pada Minggu (24/11) dini hari lalu. Bagaimana kondisi mereka saat ini?


Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Jateng Uswatun Hasanah mengatakan, pihaknya telah mengunjungi S, salah satu siswa yang juga jadi korban penembakan.

S diketahui dirawat di RSUD dr Adhyatma MPH atau RSUD Tugurejo Semarang tersebut.

"Kunjungan ke RS Tugurejo untuk menengok dan mengonfirmasi keadaan salah satu siswa yang tertembak pada bagian tangannya," tutur dia, Selasa (26/11).

S merupakan siswa kelas XI Teknik Ketenagaan Listrik SMKN 4 Semarang.

Selain S, satu korban penembakan oknum polisi yang selamat yakni A, siswa kelas XII Teknik Ketenagaan Listrik. A terkena luka tembak di bagian dada.

Menurut Uswatun, saat ini S sudah diperbolehkan pulang dari rumah sakit. Namun, harus tetap menjalani kontrol ke rumah sakit.

"Peluru yang bersarang di tangannya telah berhasil dikeluarkan melalui tindakan operasi, dan dilanjutkan dengan pengobatan," papar Uswatun.

Sejauh ini, orang tua korban melakukan proteksi terhadapa sang anak. Meteka membatasi kunjungan di luar anggota keluarganya.

Hal ini lantaran korban masih mengalami trauma.

"Dari orang tua siswa menyampaikan permohonan agar ananda tetap diizinkan melanjutkan pendidikannya di SMKN 4 Semarang," ucap dia.

Uswatun pun memastikan jika dua siswa korban penembakan akan tetap mendapatkan layanan pembelajaran sebagaimana mestinya.

Sebelumnya, Wakil Kepala Bidang Kesiswaan SMKN 4 Semarang, Agus Riswantini mengakui adanya tiga siswa di sekolah tersebut yang jadi korban penembakan.

Di mana satu siswa berinisial GRO meninggal dunia, dan telah dimakamkan di Sragen pada Senin (25/11).

Sementara dua korban selamat masih dalam kondisi trauma.

"Yang dua masih trauma, dari orangtua masih belum boleh dikunjungi," tandas Agus.

Di sisi lain, saat ini Propam Polda Jateng tengah mendalami kasus penembakan oleh oknum polisi tersebut.

Seorang anggota Polrestabes Semarang, Bripka R, kini tengah menjalani pemeriksaan atas kasus tersebut. (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#disdikbud jateng #penembakan #siswa #polisi #polrestabes semarang #smkn 4 semarang