Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Geger! Kronologi dan Fakta Remaja 14 Tahun Bunuh Ayah dan Nenek di Lebak Bulus: Pelaku Lari saat Dipanggil

Syahaamah Fikria • Sabtu, 30 November 2024 | 21:45 WIB


Rumah yang jadi TKP pembunuhan ayah dan nenek oleh remaja 14 tahun di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.
Rumah yang jadi TKP pembunuhan ayah dan nenek oleh remaja 14 tahun di Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan.

RADARSOLO.COM - Warga Lebak Bulus, Jakarta Selatan digegerkan dengan peristiwa pembunuhan satu keluarga yang dilakukan seorang remaja di bawah umur. Pelaku membunuh ayah dan neneknya, sementara sang ibu mengalami luka berat.

Peristiwa tragis pembunuhan satu keluarga itu terjadi di kompleks perumahan kawasan Lebak Bulus, Cilandak, Jakarta Selatan pada Sabtu (30/11) dini hari sekira pukul 01.00 WIB.

Kabidhumas Polda Metro Jaya Kombespol Ade Ary Syam Indradi mengatakan, saat ini MAS, pelaku yang masih remaja berusia 14 tahun telah diamankan dan ditetapkan sebagai tersangka.

Kronologi Pembunuhan Ayah dan Nenek oleh Remaja

1. Ibu Pelaku Berlumuran Darah

Peristiwa berdarah itu terungkap saat sekuriti perumahan beranama Agus Purnomo menerima informasi F, warga setempat, jika terjadi pembacokan di depan salah satu rumah.

Saat itu, saksi alias F sedang bersama dengan AP, 40, ibu dari MAS. AP terlihat berada di depan rumah dalam kondisi berlumuran darah.

"AP dalam keadaan berlumur darah pada tangan dan pakaian," tutur Ade Ary.

2. Ayah dan Nenek Pelaku Ditemukan Meninggal

Selain AP yang mengalami luka berat, diketahui ada dua korban meninggal dalam insiden tersebut.

Korban adalah APW, 40, yang merupakan ayah pelaku, serta sang nenek, RM, 69.

Korban meninggal akibat diserang pelaku menggunakan pisau. Hingga terjadi penusukan yang menyebabkan APW dan RM tewas.

 

3. Pelaku Berusaha Kabur

Adapun pelaku, yakni MAS, berusaha kabur setelah kejadian berdarah tersebut.

Hal itu diketahui saat sekuriti perumahan, Agus menghubungi rekan sekuriti lainnya usai mendatangi rumah korban.

Di mana saat itu Agus bersama saksi F melihat ibu pelaku sudah berlumuran darah di depan rumah.

”Melihat hal tersebut lalu Agus langsung menginformasikan melalui HT bahwa telah terjadi pembunuhan di TKP,” terang Ade Ary.

Kabar terjadinya pembunuhan itu langsung direspons oleh rekan Agus, yakni Tomih, Guntur, dan Rifki.

”Setelah mendengar saksi Agus melaporkan terjadinya pembunuhan melalui HT, saksi Tomih melihat pelaku saat itu awalnya berjalan kaki dengan cepat di taman perumahan,” kata Ade Ary.

Saat itu, saksi Tomih berusaha memanggi pelaku. Namun, remaja 14 tahun itu justru berlari.

Karena itu, para security perumahan langsung menangkap dan mengamankan pelaku.

4. Polisi Masih Dalami Kasus

Usai mengamankan pelaku, security perumahan melaporkan kejadian ke Polsek Cilandak.

"Anggota Polsek Cilandak telah mendatangi TKP dan mengamankan pelaku," tutur Ade Ary.

Pelaku telah ditetapkan sebagai tersangka dan diamankan di Polsek Cilandak.

"Dia masih dimintai keterangan ooleh penyidik mengenai kejadian tersebut," kata Ade Ary.

5. Ibu Pelaku Dilarikan ke Rumah Sakit

Sementara itu, AP, ibu korban yang mengalami luka berat akibat penusukan, telah dilarikan ke rumah sakit.

Korban dibawa ke Rumah Sakit Umum Fatmawati. (ria)

 

Editor : Syahaamah Fikria
#ayah #remaja #penusukan #pembunuhan #nenek #lebak bulus