RADARSOLO.COM - Sunhaji, penjual es teh yang viral diolok-olok Gus Miftah dalam acara pengajian di Magelang, datang ke Ponpes Ora Aji di milik sang pendakwah di Kapanewon Kalasan, Sleman.
Di ponpes Gus Miftah tersebut, Sunhaji diangkat menjadi anggota kehormatan Banser.
Penjual es teh asal Magelang itu pun langsung diberikan seragam Banser, yang kemudian dikenakannya.
Sunhaji mengatakan, kedatangannya ke Ponpes Ora Aji adalah untuk bersilaturahmi.
Menurut Sunhaji, dirinya dan Gus Miftah sudah silaturahmi dan saling memaafkan.
Dia pun menganggap semua masalah terkait olok-olok yang jadi viral sebelumnya, saat ini telah selesai.
"Ketemu Gus Miftah. Pertama silahturahmi, yang kedua saling maaf memaafkan. Jadi tidak ada masalah," ucap Sunhaji.
Sementara itu, Gus Miftah mengatakan, Sunhaji kini telah menjadi anggota kehormatan Banser.
"Beliau (Sunhaji) kan sering ikut ngaji di event-event yang dijaga sama Banser Ansor. Kayaknya beliau kok senang nduwe (punya) baju Banser," kata Utusan Khusus Presiden Bidang Kerukunan Beragama dan Pembinaan Sarana Keagamaan itu.
Selain sudah saling memaafkan, Gus Miftah ternyata juga akan memberangkatkan Sunhaji dan keluarganya untuk umroh ke Tanah Suci.
Tawaran dari Gus Miftah tersebut bukanlah yang pertama. Sebelumnya, Sunhaji juga mendapat tawaran hadiah umroh dari beberapa pihak.
"Pak Sun mau umroh kan katanya mau ngumrohin banyak. Mau diumrohin sama orang lain apa diumrohin sama Abah (Gus Miftah)? Lha, beliau ngersake (menghendaki) diumrohin sama Abah saja," ujar Gus Miftah.
Dikatakan Gus Miftah, Sunhaji bakal berangkat umroh bersama istri, ibu mertua dan kedua anaknya.
Namun, untuk waktu keberangkatakan ke Tanah Suci, dia menyerahkan keputusan kepada Sunhaji. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria