RADARSOLO.COM - Viral kasus KM, 12, anak laki-laki asal Wonosegoro, Boyolali yang dsiksa dan diancam sejumlah warga karena dituduh mencuri celana dalam, kini dapat perhatian dari pengusaha Jhon LBF.
Pengusaha viral dengan nama asli Henry Kurnia Adhi itu bahkan berniat mengangkat KM, yang kini mengalami sejumlah luka berat dan trauta itu, sebagai anak angkatnya.
Hal itu disampaikan Jhon LBF melalui akun Instagram-nya @jhonlbf, Rabu (11/12).
Dalam postingannya, Jhon LBF mengunggah potret KM yang mengalami luka parah di wajahnya.
Dia juga menyertakan keterangan singkat mengenai penyiksaan yang dialami anak bawah umur itu.
"Mulai Hari Ini Adek Ini Jadi Anak Angkat Saya!! Saya Akan Biayai Pendidikannya Sampai Lulus Kuliah!!!!" tulis Jhon LBF dalam caption.
Selanjutnya, dia pun meminta keluarga atau kerabat dari KM untuk menghubungi timnya agar bisa menindaklanjuti niatnya menjadikan bocah asal Boyolali itu sebagai anak angkat.
"Tolong Keluarga Dari Adek Ini Hub Team saya @maradonamarinir," tulis pengusaha kelahiran Semarang itu.
Tak hanya itu, Jhon LBF juga menyebut akun Humas Polda Jateng agar mengusut tuntas kasus penyiksaan dan ancaman terhadap KM, yang dituduh mencuri celana dalam warga itu.
Bahkan, pengusaha yang viral lantaran kerap membantu karyawan hingga artis itu juga siap mengirim tim hukumya ke Boyolali.
Tujuannya untuk ikut membantu KM dan keluarganya melaporkan pihak-pihak yang telah melakukan penyiksaan dan ancaman ke kepolisian.
"Kalian Yang sudah Berani Menganiaya Anak Kecil Berhadapan sama Saya!!!!" tegas Jhon LBF.
Perkembangan Kasus
Sementara itu, Mulyadi, ayah KM akhirnya membawa kasus penyiksaan dan ancaman yang menimpa dirinya dan sang anak ke ranah hukum.
Bukan hanya disiksa belasan pelaku, KM, 12, warga Desa Banyusri, Kecamatan Wonosegoro, Boyolali juga mendapat ancaman verbal.
Diketahui, KM, diduga disiksa oleh belasan pelaku, di antaranya ketua RT setempat karena dituduh mencuri celana dalam milik warga.
Pantauan radarsolo.com, KM dengan kondisi wajah yang lebam bersama Mulyadi mendatangi Polres Boyolali, Rabu (11/12).
Mereka juga didampingi 6 pengacara dari Kongres Advokat Indonesia.
KM sendiri mengalami sejumlah luka berat, seperti penyumbatan darah di kepala, tulang hidung patah, dan tulang rahang sedikit bergeser.
Bocah 12 tahun yang disiksa sejumlah warga karena dituduh mencuri celana dalam itu juga telah mendapat penanganan di RSUD Dr Moewardi Solo.
Setelah sebelumnya sempat terlambat mendapat penanganan medis lantaran Mulyadi ketakutan lantaran mendapat ancaman dari warga.
"Saya kan orang bodoh, nggak tahu tentang hukum. Saya serba takut, serba salah. Sampai pagi keluarga tidak tahu (KM disiksa),” kata Mulyadi, menceritakan saat-saat usai sang anak disiksa warga. (rgl/ria)
Editor : Syahaamah Fikria