Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

BSI dan UMY Berdayakan Ekonomi Warga Desa Semoyo: Tanam 10.671 Pohon dan Gelontorkan Rp 3,6 Miliar

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 17 Desember 2024 | 23:05 WIB
Direktur Kepatuhan&SDM BSI Tribuana T (kanan kedua), Rektor UMY Prof. Gunawan B (kiri kedua), Deputi Bid. Pelaporan-Pengawasan Kepatuhan PPATK Fithriadi (kanan) dan Kepala DLH-Kehutanan DIY Kusno W.
Direktur Kepatuhan&SDM BSI Tribuana T (kanan kedua), Rektor UMY Prof. Gunawan B (kiri kedua), Deputi Bid. Pelaporan-Pengawasan Kepatuhan PPATK Fithriadi (kanan) dan Kepala DLH-Kehutanan DIY Kusno W.

RADARSOLO.COM-PT Bank Syariah Indonesia Tbk (BSI) menggandeng Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menggelar kegiatan positif.

Yakni program pemberdayaan ekonomi masyarakat dan lingkungan di Desa Semoyo, Kecamatan Patuk, Gunungkidul, Yogyakarta.

Program ini mencakup groundbreaking Desa Binaan BSI-UMY serta penanaman 10.671 pohon produktif untuk mendukung keberlanjutan lingkungan.

Direktur Kepatuhan & SDM BSI Tribuana Tunggadewi menjelaskan, program ini merupakan bagian dari Desa Bangun Sejahtera Indonesia (Desa BSI), sebuah inisiatif berkelanjutan BSI.

Desa Semoyo dipilih sebagai lokasi pengembangan ekonomi lokal dan ramah lingkungan dengan total penyaluran dana Rp 3,6 miliar bagi 506 penerima manfaat.

"Program ini mendukung pengembangan klaster usaha seperti budidaya serai wangi, eduwisata tanaman herbal, serta peternakan. Limbah daun serai wangi pun diolah menjadi anyaman atap rumah, menjadikannya program nol sampah," beber Dewi, Senin (16/12/2024).

Selain itu, BSI juga menanam pohon produktif seperti melinjo, kweni, dan sukun yang memiliki nilai ekonomi tinggi serta mendukung ketahanan pangan lokal.

Program ini ditargetkan mengurangi emisi karbon hingga 836 ton CO2e.

Rektor UMY Prof. Gunawan Budiyanto mengapresiasi kerja sama ini sebagai langkah strategis untuk meningkatkan potensi ekonomi desa.

“Tanaman produktif ini akan bermanfaat secara ekonomi dan pangan bagi masyarakat,” ujarnya.

Dukungan dari PPATK

Deputi PPATK Fithriadi menyebut, program ini sejalan dengan Gerakan Nasional Anti Pencucian Uang dan Pencegahan Pendanaan Terorisme (APU PPT).

Baca Juga: SuperApp BYOND BSI Raup Respons Positif, Target 1 Juta Pengguna Akhir Tahun

Sekaligus mencerminkan komitmen BSI untuk mendukung ekonomi berkelanjutan dan melawan praktik kejahatan keuangan.

Visi ESG BSI

BSI memiliki visi menjadi bank syariah global terbaik dengan fokus pada implementasi Environmental, Social, and Governance (ESG).

Sejak 2022, BSI telah menanam 50.000 pohon dengan estimasi penyerapan karbon 4.129 ton CO2e. Melalui program “Sedekah Pohon Untuk Negeri,” BSI juga memfasilitasi donasi pohon melalui aplikasi BYOND By BSI.

"BSI berkomitmen menjadi sahabat finansial, sosial, dan spiritual bagi masyarakat. Program ini tidak hanya berfokus pada ekonomi, tetapi juga lingkungan yang berkelanjutan,” tutup Dewi. (*)

Editor : Tri Wahyu Cahyono
#umy #Berdayakan #ekonomi warga #tanam pohon #desa semoyo #BSI