BOYOLALI, Radar Solo – Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (Stikes) Estu Utomo Boyolali menggelar wisuda sarjana dan ahli madya, sekaligus pengambilan sumpah profesi ners dan bidan periode 2024 di The Sunan Hotel Solo, kemarin (18/12).
Wisuda ini bersamaan dengan Akademi Farmasi (Akfar) Kusuma Husada Purwokerto.
“Ini adalah wisuda dengan peserta terbanyak sepanjang perjalanan Stikes Estu Utomo,” kata Ketua Stikes Estu Utomo Boyolali Sarwoko usai wisuda.
Rinciannya, S1 keperawatan sebanytak 16 lulusan yang semuanya berpredikat Cumlaude.
Termasuk 447 wisudawan S1 kebidanan, dengan 159 di antaranya Cumlaude. Kemudian D3 farmasi empat wisudawan yang semuanya Cumlaude dan kompeten.
Serta 182 wisudawan profesi bidan dan 11 wisudawan profesi ners, yang mayoritas kompeten.
Sarwoko menambahkan, langkah strategis yang sedang disusun Stikes Estu Utomo Boyolali, yakni penggabungan dengan Akfar Kusuma Husada Purwokerto menjadi universitas.
“Kami harap di tahun akademik 2025/2026, sudah bertransformasi menjadi universitas,” paparnya.
Sementara itu, prestasi diraih melalui akreditasi program studi S1 keperawatan. Serta profesi ners dengan predikat baik sekali.
“Sarjana keperawatan meraih skor akreditasi 353, tinggal 9 poin lagi untuk predikat unggul. Kalau profesi ners baru meluluskan angkatan pertama, tapi sudah dapat skor 348. Ini pekerjaan rumah untuk terus ditingkatkan,” imbuhnya. (zia/fer)
Editor : Laila Zakiya