RADARSOLO.COM - Umat Katolik merayakan hari Raya Natal dengan mengikuti Misa yang digelar di gereja.
Misa merupakan salah satu rangkaian perayaan Natal yang umumnya dilakukan umat Nasrani Katolik.
Dikutip dari buku Belajar Misa Memetik Makna, karya Suryanugraha (2014) menyebutkan Misa adalah bentuk doa bersama yang paling tinggi nilainya dibandingkan doa-doa lain dalam sebuah tradisi gereja.
Misa diartikan sebagai momen sakral dimana umat akan berkumpul untuk memperingati hidup, kematian, dan kebangkitan Yesus Kristus.
Ibadah misa tak hanya sekedar ritual, tetapi termasuk peristiwa sakramental yang diyakini menghadirkan Kristus secara nyata dalam roti dan anggur kudus.
Mengutip Queen of Angels Catholic Church, kata Misa berasal dari berkat penutup dan diucapkan pendeta dalam bahasa latin 'Ite missa es'.
Ucapan memiliki arti ‘mengutus’. Sebagaimana Yesus Kristus mengutus para pengikut seluruh dunia untuk menyampaikan ajaran-Nya.
Misa umumnya memiliki beberapa ritus. Bagian pertama atau ritus pembuka dimulai dengan imam berprosesi ditemani pelayan altar.
Sedangkan umat menyanyikan lagu-lagu gereja berdoa hingga pengakuan dosa.
Bagian kedua atau sabda liturgi merupakan pembacaan kisah Yesus hingga Alkitab.
Selanjutnya, bagian ketiga atau liturgi ekaristi roti dan anggur sebagai simbol tubuh dan darah Kristus. Serta bagian terakhir atau ritus penutup berupa doa dan berkat. (dam)
Editor : Damianus Bram