RADARSOLO.COM - Viral perayaaan malam Tahun Baru 2025 di kawasan Tugu Yogyakarta menjadi ricuh, diduga disebabkan oleh pertengkaran sepasang kekasih. Pertengkaran yang dipicu masalah petasan itu berujung pada aksi pengeroyokan.
Viral video seorang pria dikeroyok massa di kawasan Tugu Yogyakarta saat malam Tahun Baru 2025, beredar di media sosial (medsos) menjadi viral di media sosial. Salah satunya oleh akun X @Merapi_Uncover.
Dalam video viral itu, terlihat pria yang diduga bersama kekasihnya terlibat cekcok.
Pria tersebut membawa petasan besar yang sudah menyala dan awalnya diarahkan ke atas.
Namun, karena dicegah oleh perempuan yang bersamanya, petasan itu malah diarahkan ke bawah dan meluncur ke arah kerumunan massa hingga memicu ledakan.
Massa yang marah kemudian mengeroyok pria tersebut.
Kronologi Kejadian di Malam Tahun Baru
Peristiwa ini terjadi pada Selasa (31/12/2024) malam, ketika kawasan Tugu Yogyakarta dipenuhi warga yang merayakan pergantian tahun.
Momen yang seharusnya penuh sukacita berubah menjadi kericuhan akibat insiden tersebut.
Menurut saksi mata, perselisihan pasangan kekasih itu terjadi saat si pria bersikeras menyalakan petasan besar.
Sementara si perempuan mencoba mencegah.
Namun petasan yang sudah menyala tidak bisa dikendalikan dan akhirnya mengenai beberapa orang di sekitar.
Kejadian ini memicu kemarahan warga, yang langsung melampiaskan kekesalan mereka dengan memukul pria tersebut.
Meski terjadi pengeroyokan, laporan awal menyebutkan tidak ada luka serius pada warga yang terkena petasan.
Sebab, sebagian besar warga berhasil menghindar.
Atas kejadian itu, polisi yang berada di lokasi segera meredam situasi dan mengamankan pria yang dikeroyok.
Respons Kepolisian
Sementara itu, Polda DIY memberikan tanggapan resmi melalui akun X mereka.
Kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati dalam menggunakan kembang api atau petasan di keramaian.
“Petugas kami bersama instansi dan elemen pengamanan lainnya sudah langsung mengamankan lokasi. Kami mengimbau agar saat menyalakan kembang api lebih berhati-hati dan memperhatikan kondisi sekitar,” tulis akun @poldajogja.
Polisi masih menyelidiki kejadian tersebut untuk memastikan tidak ada pelanggaran lebih lanjut. (ria)
Editor : Syahaamah Fikria