Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan

2 Bangunan Pasar yang Baru Siap Ditempati, Pedagang di Nogosari dan Ampel Boyolali Ngotot Enggan Pindah

Ragil Listiyo • Jumat, 3 Januari 2025 | 02:25 WIB
Pasar Nogosari yang baru di Dusun Ngumbul, Desa Glonggong. Berjarak sekitar 2 kilometer dari pasar yang lama.
Pasar Nogosari yang baru di Dusun Ngumbul, Desa Glonggong. Berjarak sekitar 2 kilometer dari pasar yang lama.

RADARSOLO.COM- Rencana relokasi pedagang Pasar Nogosari dan Pasar Ampel terkendala.

Tidak sedikit pedagang yang menolak dipindahkan ke lokasi yang baru. Padahal, bangunan pasar yang baru telah selesai digarap dan siap digunakan.

Diketahui, Pasar Nogosari yang lama berada di Dusun Rejosari, Desa Glonggong, Kecamatan Nogosari, Boyolali.

Pedagang pasar setempat rencananya dipindahkan ke pasar baru di Dusun Ngumbul, Desa Glonggong, yang berjarak sekitar 2 kilometer dari pasar lama.

Sedangkan lokasi Pasar Ampel yang lama berada di Dusun 2, Desa Urutsewu, Kecamatan Ampel.

Adapun pasar yang baru dibangun di Desa/Kecamatan Gladagsari.

Pedagang menolak direlokasi ke pasar yang baru karena lokasinya dinilai tidak strategis.

Asisten II Bidang Perekonomian dan Pembangunan Setda Boyolali Insan Adi Asmono mengakui adanya penolakan sebagian pedagang untuk direlokasi.

Pihaknya berencana melakukan koordinasi dengan Disdagperin) Boyolali untuk mencari solusi terbaik.

"Akan dilakukan komunikasi lebih lanjut. Termasuk menunggu kebijakan pemerintahan yang baru di masa mendatang," ujar Insan, Kamis (2/1/2024).

Koordinasi ini mencakup penanganan untuk kedua pasar, yaitu Nogosari dan Ampel.

Meski bangunan pasar baru sudah tersedia, banyak pedagang masih keberatan untuk pindah.

Baca Juga: Perserang Cukur Gundul PSDS Deli Serdang di Liga Nusantara: Persaingan Klub Papan Bawah di Solo Ikut Memanas

Penolakan pedagang Pasar Ampel pernah disampaikan langsung kepada Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka saat berkunjung pada Oktober 2024.

Para pedagang beralasan lokasi pasar yang baru jauh dari pusat keramaian dan sulit dijangkau masyarakat.

Sri Sumarni, pedagang buah di Pasar Nogosari menegaskan, para pedagang khawatir pasar baru akan sepi pengunjung.

“Kami menolak pindah karena lokasinya (pasar yang baru) jauh dari keramaian. Seperti berada di tegalan, jauh dari pemukiman. Semua pengunjung yang kami tanya juga tidak mau ke sana,”  ungkap Sri.

Sejumlah pedagang Pasar Nogosari sempat menggelar demonstrasi pada 10 November 2024.

Mereka memulai aksi dengan mengelilingi pasar lama, dilanjutkan dengan aksi di pasar baru, hingga akhirnya dimediasi di Balai Desa Glonggong.

Insan menambahkan bahwa Pemkab Boyolali tidak akan memaksakan relokasi jika masyarakat benar-benar menolak.

"Jika masyarakat tidak menghendaki pindah, maka tidak perlu dipaksakan. Yang penting adalah bagaimana bangunan pasar baru dapat dioptimalkan untuk digunakan," jelasnya. (rgl/wa)

 

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Boyolali #nogosari #relokasi #Pasar Ampel