Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Erlinda Alyanuari, Guru Honorer Viral Ceritakan Kronologi Lulus PPPK Jalur RTG: Beneran Divalidasi, Bukan Guru Siluman?

Syahaamah Fikria • Jumat, 3 Januari 2025 | 06:08 WIB
Erlinda Alyanuari, guru honorer yang lulus seleksi PPPK jalur RTG, jadi viral lantaran dinilai janggal.
Erlinda Alyanuari, guru honorer yang lulus seleksi PPPK jalur RTG, jadi viral lantaran dinilai janggal.

RADARSOLO.COM - Erlinda Alyanuari, guru honorer SDN di Subang, Jabar yang mendadak viral lantaran kelulusannya dalam seleksi PPPK jalur Ruang Talenta Guru (RTG) dinilai janggal, kini beri klarifikasi.

Erlinda yang terdaftar guru honorer belum genap 2 tahun itu diduga gunakan orang dalam alias ordal hingga mengakali sistem.

Namun, Erlinda kemudian menceritakan kronologi dirinya bisa lulus seleksi PPPK jalur RTG.

Penjelasan Erlina Alyanuari itu disampaikan dalam sebuah pesan percakapan, di mana tangkapan layar percakapan itu diunggah oleh akun TikTok @fitridwiyana933.

Erlinda mengaku mulai mengajar pada 2022. Tapi data pribadinya baru terdaftar di sistem Dapodik (Data Pokok Pendidikan) pada tahun 2024.

“Iya, itu seperti yang saya jelaskan. Saya ngajar di th 2022, tapi tidak masuk Dapodik hanya diberikan SK oleh kepala sekolah saja karena ijazah tdk linier," tulis Erlinda

Setelah lulus S1 tahun 2023, Erlinda baru memiliki ijazah linier. Namun, data dirinya baru dimasukkan ke Dapodik pada 2024.

Lebih lanjut, ia menyebutkan bahwa dirinya tidak memenuhi syarat untuk mengikuti seleksi PPPK tahap 2 karena masa kerja yang belum mencukupi.

“Karena yang dilihat itu nomor registrasi UKG, bukan TMT (tanggal mulai tugas)," tulis dia.

"Alhamdulillah, Allah kasih jalan dibukalah kebijakan pemerintah bagi guru yang tidak bisa melamar PPPK tahap 2 namun memiliki SK aktif mengajar secara terus menerus paling sedikit 4 semester untuk mengisi RTG yang diisi oleh dinas masing2," imbuh Erlinda.

Proses Validasi Kelulusan

Erlinda menegaskan bahwa keberhasilannya dalam seleksi PPPK jalur RTG bukan tanpa proses validasi.

Ia mengajukan pendaftaran dengan melampirkan berbagai dokumen pendukung, termasuk SK mengajar minimal 2 tahun.

Dokumen tersebut kemudian diverifikasi oleh Dinas Pendidikan setempat melalui survei lapangan dan konfirmasi langsung.

“Saya mengajukan RTG dengan melampirkan SK min 2 th mengajar dan dinas melakukan konfirmasi, survei dan kemudian memvalidasi data saya sehingga saya bisa daftar tahap 2," tandas dia.

Reaksi dan Kontroversi

Meski Erlinda berhasil membuktikan keabsahan proses seleksinya, kelulusannya dalam seleksi PPPK jalur RTG tetap menjadi bahan perbincangan, terutama di media sosial.

Jalur RTG sendiri dirancang sebagai solusi bagi guru honorer yang tidak memiliki data terbaru di Dapodik atau terkendala regulasi lainnya.

Namun, banyak netizen mempertanyakan bagaimana seorang guru yang baru tercatat di Dapodik sejak 2024 dapat memenuhi kriteria, yang mengharuskan pengalaman mengajar minimal 2 tahun atau 4 semester.

Kontroversi ini memicu diskusi luas tentang transparansi proses seleksi PPPK.

Terutama terkait jalur khusus seperti RTG, yang diharapkan menjadi solusi adil bagi guru honorer di Indonesia. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#Erlinda Alyanuari #viral #guru honorer #seleksi pppk #rtg #Ruang Talenta Guru