RADARSOLO.COM-PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) terus memperkuat transformasi digitalnya melalui BRImo, superapps yang menjadi andalan masyarakat untuk kebutuhan layanan keuangan.
Dirancang dengan fokus pada kemudahan akses, efisiensi, dan keamanan, BRImo menawarkan berbagai fitur unggulan yang mendukung aktivitas keuangan harian nasabah.
Mulai dari transaksi pembayaran hingga layanan investasi.
Hingga Desember 2024, jumlah pengguna BRImo mencapai 38,61 juta, tumbuh 22,12% dibandingkan tahun sebelumnya.
Total transaksi yang diproses mencapai 4,34 miliar transaksi, meningkat 40,54% YoY, dengan nilai transaksi mencapai Rp5.596 triliun atau naik 34,57% YoY.
Selain itu, BRImo berkontribusi terhadap fee-based income sebesar Rp2,97 triliun, tumbuh 22,19% YoY.
BRImo dirancang dengan berbagai fitur inovatif yang menjadikannya unggul di antara aplikasi perbankan lainnya, antara lain:
- Tabungan emas untuk kebutuhan investasi.
- BRImo Widget yang mempermudah akses transaksi.
- Complain in Apps, layanan pengaduan langsung dalam aplikasi.
- VoIP untuk menghubungi call center tanpa pulsa.
- QRIS Transfer untuk transaksi lebih cepat dan mudah.
- Transfer internasional ke lebih dari 120 negara.
- Pencarian merchant via Sabrina Chat.
- Belanja kebutuhan harian, pemesanan tiket transportasi, dan pengiriman barang.
- Pengaturan limit transaksi sesuai kebutuhan nasabah.
BRImo telah mendapatkan pengakuan luas sebagai aplikasi mobile banking terbaik di Indonesia dengan skor 4,7 di Google Play Store dan App Store.
Hal ini mencerminkan keandalan dan kepuasan pengguna terhadap layanan digital BRI.
Direktur Retail Funding & Distribution BRI, Andrijanto, menegaskan bahwa pengembangan BRImo akan terus dilakukan pada 2025 dengan fokus pada:
- Kemudahan akses investasi.
- Pemanfaatan AI dan data analytics untuk menyederhanakan transaksi.
- Integrasi gaya hidup dan keuangan untuk memberikan pengalaman transaksi yang menarik.
“BRImo adalah bukti nyata bagaimana BRI terus menghadirkan solusi keuangan modern yang relevan, mudah diakses, dan inovatif bagi masyarakat,” tutup Andrijanto. (*)
Editor : Tri wahyu Cahyono