Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

BRI Perkuat UMKM, Paul Romer: Ekosistem Bisnis Kunci Pertumbuhan

Tri wahyu Cahyono • Minggu, 2 Februari 2025 | 23:40 WIB
Paul Romer, peraih Nobel Ekonomi beri paparan dalam BRI Microfinance Outlook 2025 di Nusantara Hall ICE BSD, Jumat (30/1/2025).
Paul Romer, peraih Nobel Ekonomi beri paparan dalam BRI Microfinance Outlook 2025 di Nusantara Hall ICE BSD, Jumat (30/1/2025).

RADARSOLO.COM-PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BRI) kembali menegaskan komitmennya dalam mendukung ekosistem UMKM melalui berbagai inisiatif strategis.

Paul Romer, peraih Nobel Ekonomi dalam BRI Microfinance Outlook 2025 di Nusantara Hall ICE BSD, Jumat (30/1/2025) menyoroti tantangan utama UMKM dalam meningkatkan skala usaha dan integrasi dengan ekonomi yang lebih luas.

"Jika ingin serius membantu UMKM berkembang menjadi kekuatan ekonomi besar di Indonesia, maka yang terbaik adalah menciptakan ekosistem di mana usaha kecil dapat tumbuh dan berhasil," ujar Romer.

Romer menekankan bahwa kebijakan yang terlalu fokus pada bantuan keuangan tanpa memperhatikan ekosistem bisnis dapat menghambat pertumbuhan UMKM.

Sebagai bentuk konkret, BRI menjalankan program unggulan "Desa BRILiaN" yang berfokus pada penguatan BUMDes, digitalisasi, inovasi, dan keberlanjutan.

Hingga akhir 2024, program ini telah mencakup 4.327 desa BRILiaN di seluruh Indonesia, meningkat signifikan dari 3.178 desa pada 2023.

Program Desa BRILiaN juga dikombinasikan dengan "KlasterkuHidupku" untuk meningkatkan kapasitas usaha mikro melalui pelatihan serta bantuan sarana usaha.

Dengan strategi ini, UMKM diharapkan berkembang lebih cepat dan memiliki daya saing tinggi di tingkat nasional maupun global.

Direktur Utama BRI Sunarso menegaskan, BRI berfokus pada bisnis UMKM dan konsisten dalam menumbuhkembangkan usaha kecil.

"BRI telah menyalurkan kredit UMKM sebesar Rp1.106 triliun atau 82% dari total kredit BRI yang mencapai Rp1.353 triliun per September 2024," ungkap Sunarso.

Integrasi layanan melalui Holding Ultra Mikro (UMi) juga memperluas akses kredit bagi UMKM. Saat ini, BRI telah melayani lebih dari 50 juta nasabah UMKM, termasuk 36 juta di sektor ultra mikro.

BRI mengembangkan berbagai program pemberdayaan untuk memperkuat UMKM, antara lain:

Baca Juga: Dukung Ekonomi Rakyat, BRI Hadirkan Inovasi dan Kredit Triliunan untuk UMKM

AgenBRILink

Program digitalisasi warung kelontong untuk fungsi perbankan.
Saat ini: 1,06 juta agen & transaksi Rp1.589 triliun.

Desa BRILiaN

Pengembangan ekonomi desa berbasis potensi lokal (wisata, pertanian, dll).
Saat ini: 4.327 desa diberdayakan.

PARI (Integrated Commodity Platform)

Ekosistem berbasis komoditas bagi UMKM.
Saat ini: 85.298 pengguna aktif.

Baca Juga: BRI UMKM EXPO(RT) 2025: Akselerasi UMKM Indonesia Menuju Kesuksesan Global

KlasterkuHidupku

Pemberdayaan UMKM berbasis klaster usaha.
Saat ini: 33.804 klaster usaha terintegrasi.

LinkUMKM

Platform online untuk membantu UMKM naik kelas.
Saat ini: 8,9 juta pengguna.

Rumah BUMN

Wadah pembinaan UMKM berbasis digital ekonomi.
Saat ini: 54 Rumah BUMN tersebar di Indonesia.

Dengan ekosistem ini, BRI berkomitmen menjadikan UMKM sebagai tulang punggung ekonomi nasional yang berkelanjutan. (*) 

Editor : Tri wahyu Cahyono
#BRI #BRI Microfinance Outlook 2025 #BBRI #umkm #Paul Romer