Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan

Combiphar Dorong Energi Hijau dengan Pemasangan Panel Surya, Kurangi Emisi Karbon

Tri wahyu Cahyono • Selasa, 4 Februari 2025 | 17:28 WIB
Combiphar gandeng PT Investasi Hijau Selaras (HIJAU) yang memiliki keahlian dalam pengembangan solusi energi terbarukan guna kurangi jejak karbon.
Combiphar gandeng PT Investasi Hijau Selaras (HIJAU) yang memiliki keahlian dalam pengembangan solusi energi terbarukan guna kurangi jejak karbon.

RADARSOLO.COM-Combiphar, sebuah perusahaan yang bergerak di bidang healthcare wujudkan komitmen terhadap keberlanjutan dengan mengadopsi energi hijau.

Salah satunya dengan pemasangan panel surya berkapasitas 601,9 kWp di fasilitas produksinya di Padalarang, Jawa Barat.

Langkah strategis ini dilakukan sebagai upaya dari Perusahaan dalam mengurangi jejak karbon, meningkatkan efisiensi energi, dan mendukung target bauran energi terbarukan nasional.

Proyek ini merupakan hasil kerja sama dengan PT Investasi Hijau Selaras (HIJAU), yang memiliki keahlian dalam pengembangan solusi energi terbarukan.

Sebagai perusahaan yang memiliki kebutuhan energi yang tinggi, transisi penggunaan energi terbarukan menjadi prioritas.

Dengan pemanfaatan energi matahari, Combiphar tidak hanya menekan ketergantungan terhadap listrik berbasis fosil, tetapi juga mengurangi emisi karbon secara signifikan.

“Sebagai perusahaan yang berkomitmen terhadap kesehatan masyarakat, kami percaya bahwa melindungi lingkungan adalah bagian tak terpisahkan dari misi kami,” ujar Delano Lusikooy, Senior Vice President Manufacture Combiphar.

“Implementasi panel surya ini merupakan langkah konkret dalam mendukung transisi menuju energi hijau dan memastikan operasional kami semakin ramah lingkungan,” lanjut dia.

Lim Soeyantho, Deputy President Director Combiphar Group menuturkan, pemasangan panel surya menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan dalam menerapkan praktik bisnis berkelanjutan.

Victor Samuel, Direktur Utama PT Investasi Hijau Selaras menambahkan, proyek ini bukan hanya investasi dalam keberlanjutan, tetapi juga dalam efisiensi jangka panjang.

“Teknologi yang kami gunakan dirancang untuk memberikan efisiensi energi yang optimal,” ucapnya.

Dengan solusi ini, Combiphar tidak hanya mengurangi jejak karbonnya tetapi juga mendapatkan manfaat ekonomis yang signifikan dari penghematan biaya energi.

Baca Juga: PT Combiphar Menyerahkan Mesin Perajang untuk Lima Desa Binaan di Jawa Tengah

Pemasangan panel surya ini mengadopsi sistem on-grid, yang terhubung langsung dengan jaringan listrik PLN.

Sistem ini memungkinkan Combiphar menggunakan energi matahari secara optimal tanpa memerlukan baterai penyimpanan.

Saat produksi listrik dari panel surya lebih rendah dari kebutuhan, listrik tambahan dapat diperoleh dari PLN.

Sebaliknya, jika produksi listrik lebih tinggi, energi yang berlebih tersebut dapat dialirkan kembali ke jaringan nasional sesuai dengan regulasi yang berlaku.

Untuk memastikan pemantauan yang optimal, proyek ini dilengkapi dengan Sistem Pemantauan Energi Real-Time, yang memungkinkan Combiphar memantau produksi listrik secara langsung.

Dengan sistem ini, perusahaan dapat melakukan analisis data energi secara lebih akurat, memastikan efisiensi operasional, serta meningkatkan efektivitas dalam pengelolaan konsumsi listrik harian.

Langkah ini juga melengkapi berbagai inisiatif keberlanjutan lain yang telah diterapkan Combiphar.

Termasuk penggunaan Compressed Natural Gas (CNG) sejak April 2024.

Dengan kombinasi strategi energi hijau ini, Combiphar semakin mengukuhkan posisinya sebagai perusahaan farmasi yang tidak hanya berorientasi pada kesehatan masyarakat, tetapi juga pada pelestarian lingkungan.

Dengan meningkatnya kesadaran global terhadap perubahan iklim, investasi dalam energi bersih menjadi kebutuhan yang semakin mendesak.

Combiphar dan HIJAU berharap bahwa keberhasilan proyek ini dapat menjadi inspirasi bagi lebih banyak perusahaan untuk berinvestasi dalam solusi energi terbarukan. (*)

Editor : Tri wahyu Cahyono
#Energi Hijau #emisi karbon #combiphar #panel surya