RADARSOLO.COM-Polres Sragen tengah menyelidiki dugaan pencurian dengan modus penukaran uang.
Terduga pelakunya adalah dua pria warga negara asing (WNA). Mereka beraksi di beberapa tempat usaha di Sragen.
Berdasarkan rekaman CCTV, aksi serupa terjadi di empat lokasi berbeda, di antaranya:
1️⃣ SPBU Rest Area Tol 519 – 7 Desember 2024
2️⃣ Toko pertanian – 3 Februari 2025
3️⃣ Toko Warsi, Sambirejo – 5 Februari 2025
4️⃣ Rumah makan di Desa Jetak, Sidoharjo – Terbaru
Kasatreskrim Polres Sragen AKP Isnovim Codariyanto membenarkan bahwa pihaknya menerima laporan resmi dari outlet ayam crispy di Sidoharjo dengan kerugian sebesar Rp500 ribu.
"Mungkin ada kasus lain, tetapi belum ada laporan resmi karena kerugiannya dianggap kecil," ujar Isnovim, Rabu (12/2).
Dari rekaman CCTV, terlihat dua pria asing masuk ke lokasi usaha. Berpura-pura ingin menukar uang dengan dalih mencari nomor seri tertentu pada lembaran uang kertas.
Salah satu pelaku bertugas mengalihkan perhatian kasir, sementara rekannya dengan cepat mengambil uang dari laci kasir.
"Mereka makan di sana, lalu berpura-pura ingin menukar uang. Salah satu bertugas mengecoh, sementara rekannya mengambil uang di laci kasir," jelas Isnovim mewakili Kapolres Sragen AKBP Petrus Parningotan Silalahi.
Baca Juga: Kasasi Diajukan, Dua Mantan Terdakwa Pembunuhan Serlina Belum Bisa Bernapas Lega
Polres Sragen kini menelusuri rekaman CCTV di lokasi kejadian lainnya untuk mengidentifikasi para pelaku.
"Kami mengimbau masyarakat, terutama pelaku usaha, agar lebih berhati-hati dalam melakukan transaksi keuangan. Pastikan barang atau uang yang ditransaksikan sudah dicek dengan teliti," pungkasnya.
Masyarakat juga diminta segera melapor ke pihak berwajib jika menemukan kejadian mencurigakan guna mencegah kasus serupa terjadi di tempat lain.
Diketahui, oknum WNA juga terpantau mengamuk di salah satu club di Bali. Kejadian tersebut menyebabkan 4 sekuriti terluka. (din/bun)
Editor : Tri wahyu Cahyono