Nasional Sepak Bola Solo Karanganyar Klaten Sragen Boyolali Sukoharjo Wonogiri Entertainment Ekonomi Sport Opini Tekno&Oto Wisata&Kuliner Pendidikan Features Kesehatan Photo

Geger! Kronologi Siswa SMK di Padalarang Tewas saat Pentas Drama Sekolah, Adegan Akhiri Hidup Pakai Gunting Asli?

Syahaamah Fikria • Sabtu, 22 Februari 2025 | 17:44 WIB
Ilustrasi jenazah.
Ilustrasi jenazah.

RADARSOLO.COM - Siapa sangka pentas seni drama sekolah yang biasanya jadi ajang hiburan dan kreativitas para siswa, justru berujung duka. MDR, 17, siswa kelas 3 SMK di Padalarang, Kabupaten Bandung Barat (KBB) tewas saat perankan adegan dalam drama sekolah.

Tewasnya MDR di tengah-tengah adegan pentas seni drama itu pun menggegerkan seisi sekolah, hingga jadi viral.

Apalagi MDR tewas secara tragis, saat perankan adegan mengakhiri hidup menggunakan gunting.

Korban dinyatakan tewas usai menampilkan adegan bunuh diri dalam pentas seni yang digelar di sekolahnya, Kamis (20/2/2025) sekitar pukul 10.00 WIB.

MDR diduga tewas akibat tertusuk properti berupa gunting yang digunakan dalam adegan bunuh diri tersebut. Berikut 5 fakta dalam kejadian ini:

Pentas Drama Masuk Ujian Praktik

Pentas seni berupa drama yang diikuti MDR digelar di sekolah setempat pada Kamis (20/2/2025) sekira pukul 10.00 WIB.

Saat kejadian, korban tengah berperan dalam sebuah pentas drama sekolah.

Ridwan, guru sekaligus humas SMK setempat mengatakan, drama yang dimainkan korban merupakan bagian dari ujian praktik siswa kelas XII atau kelas 3.

"Acara ini merupakan acara tahunan sebagai kegiatan ujian praktik siswa kelas 12 dan itu rutin dilaksanakan setiap tahun sebagai nilai akhir mereka," ucap Ridwan.

Berperan Sebagai Perempuan Hamil yang Akhiri Hidup

Dalam drama itu, korban berperan sebagai perempuan yang sedang hamil, kemudian nekat mengakhiri hidup secara tragis.

"Korban berperan sebagai perempuan yang sedang hamil, tema drama mereka kenakalan remaja," ungkap Ridwan.

Dalam perannya sebagai perempuan hamil, siswa tersebut mengenakan properti berupa balon berisi cairan merah agar menyerupai darah.

Sesuai ceritanya, MDR yang hamil nekat akhiri hidup menggunakan gunting.

Properti Gunting Asli

Namun, tak disangka, properti gunting yang digunakan korban dalam adegan mengakhiri hidup ternyata adalah gunting asli.

Ridwan pun mengakui tak mengetahui hal tersebut.

"Ternyata guntingnya gunting asli. Mungkin karena saking mendalami perannya itu sehingga terjadi hal yang tidak diinginkan," ucap Ridwan.

Korban Limbung

Usai melakukan adegan tersebut, korban sempat berdiri dan berjalan.

Namun, seketika korban limbung dan terjatuh.

Sontak saja, kejadian itu membuat para siswa yang menyaksikan langsung panik.

Mereka berteriak riuh dan menangis histeris.

"Teman-temannya juga tidak tahu kejadiannya seperti apa. Awalya mereka melihat korban masih bisa berjalan, tapi lantas terjatuh," kata guru tersebut.

Dilarikan ke Rumah Sakit

Setelah kejadian, MDR segera dilarikan ke rumah sakit terdekat.

Namun, kondisi korban tidak membaik dan ia dinyatakan meninggal dunia.

Jasad korban juga sempat diautopsi di RS Sartika Asih untuk memastikan penyebab kematian secara pasti.

Ridwan menyebut, awalnya korban dibawa ke Puskesmas Tagog Apu karena belum diketahui apakah ada luka yang terlihat.

"Jadi saat kejadian itu memang tidak ada yang menyangka kejadian itu terjadi. Cuma karena korban seperti pingsan, kemudian dievakuasi," tutur Ridwan.

Korban Sudah Dimakamkan

Jasad MDR telah dimakamkan pada Kamis malam.

Pihak keluarga belum memberikan komentar resmi mengenai insiden tersebut.

Serta menyarankan untuk meminta penjelasan lebih lanjut kepada pihak sekolah.

Polisi Sudah Terima Laporan

Kapolres Cimahi AKBP Tri Suhartanto mengonfirmasi bahwa laporan mengenai siswa SMK yang meninggal saat pentas seni drama telah diterima.

"Betul, kami telah menerima laporan terkait siswa SMK meninggal saat sedang menjalani kegiatan pentas seni di sekolah," ujar Tri.

Sekolah Serahkan Penyelidikan ke Polisi

Dikatakan Ridwan, pihak sekolah telah melaporkan insiden tragis itu ke kepolisian.

Saat ini, pihak SMK di Padalarang itu menyerahkan seluruh proses penyelidikan dan pengusutan kasus ke pihak berwajib. (ria)

Editor : Syahaamah Fikria
#tewas #siswa #pentas seni #drama #padalarang #smk #gunting #kabupaten bandung barat